Ratusan Pelari Ikut Serta dalam Speed Run 5K Challenge Tiket Gratis Amartha 10X Run 2026 Jadi Buruan

Jakarta, Maret.id — Sebanyak 100 pelari dari 50 komunitas lari berpartisipasi dalam Speed Run 5K Challenge, sebuah acara pemanasan menjelang Amartha 10X Run 2026 yang diselenggarakan oleh Amartha Financial.
Ajang ini mengusung konsep time challenge, di mana setiap peserta bersaing untuk mencatatkan waktu tercepat demi meraih hadiah menarik serta kesempatan mendapatkan tiket gratis untuk Amartha 10X Run yang akan diadakan pada September 2026. Kegiatan ini bukan hanya ajang adu kecepatan, tetapi juga sarana evaluasi bagi runner untuk mengukur perkembangan latihan mereka sebelum menghadapi perlombaan utama.
Melalui tantangan lari 5 kilometer ini, peserta bisa merasakan atmosfer kompetitif yang diharapkan mampu membangkitkan rasa percaya diri sebelum berpartisipasi di kategori 10K dan Half Marathon dalam Amartha 10X Run 2026. Semangat para pelari selaras dengan tema “We Go Beyond” yang diusung tahun ini.
Tema tersebut mencerminkan keyakinan bahwa setiap pencapaian adalah pijakan untuk mencapai target yang lebih tinggi. Senior Vice President of Marketing & Growth Amartha, Sheldon Chuan, menyatakan bahwa filosofi ini lahir dari pengalaman Amartha selama lebih dari 16 tahun mendampingi pelaku usaha mikro.
“Amartha telah membantu banyak UMKM berkembang dari usaha berskala kecil hingga mampu naik kelas.” kata Sheldon Chuan, Senior Vice President of Marketing & Growth Amartha. Pengalaman inilah yang dijadikan simbol bagi pelaksanaan Amartha 10X Run sebagai perjalanan menuju pencapaian yang lebih besar.
Sheldon juga berharap para peserta Speed Run 5K Challenge tidak hanya pulang dengan catatan waktu terbaik, tetapi juga membawa motivasi baru untuk terus meningkatkan kemampuan dan berani menantang batas diri di perlombaan berikutnya. Persaingan berlangsung ketat sejak kilometer pertama, dengan sejumlah peserta berhasil menuntaskan 5 kilometer dalam waktu di bawah 25 menit.
“Event ini sangat baik untuk membangun mental bertanding.” ujar Rizky, salah seorang pelari lokal. “Semoga lebih banyak acara serupa digelar di Indonesia, agar komunitas lari bisa semakin berkembang.”





