Nasional

Harga Minyak Naik Akibat Konflik Iran

Jakarta, Maret.id — Memanasnya konflik antara Iran dan Amerika Serikat (AS) telah mengguncang pasar komoditas global. Harga minyak dunia melonjak hingga menembus USD 90 per barel akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Di sisi lain, harga emas justru mengalami penurunan, bergerak di bawah level psikologis USD 4.000 per ons pada perdagangan hari ini, Senin, 20 Juli 2026. Harga emas spot tercatat turun sebesar 0,6 persen menjadi USD 3.992,91 per ons, sementara harga perak juga menyusut sebanyak 0,4 persen menjadi USD 55,70 per ons.

“Harga emas batangan telah berfluktuasi dalam kisaran sempit sekitar USD 4.000 dalam beberapa minggu terakhir setelah kehilangan 14 persen pada kuartal kedua, kinerja terburuknya sejak 2013,” kata analis dari BCA Sekuritas.

Konflik yang kini telah memasuki bulan kelima ini turut mendorong lonjakan harga energi dan komoditas lainnya. Harga minyak dunia mengalami lonjakan lebih dari 3 persen pada hari ini, dengan Brent melampaui USD 90 per barel.

Kenaikan harga minyak ini menimbulkan kekhawatiran mengenai inflasi dan kemungkinan suku bunga yang lebih tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama. “AS dan Iran meningkatkan serangan selama akhir pekan, memicu spekulasi bahwa Federal Reserve mungkin perlu menaikkan suku bunga untuk mengendalikan inflasi,” ungkap laporan BCA Sekuritas.

Sementara itu, harga emas Antam 24 karat terpantau mengalami penurunan. Berdasarkan informasi dari logammulia.com, harga emas Antam 24 karat turun sebanyak Rp 4.000, menjadi Rp 2.610.000 per gram dari harga sebelumnya Rp 2.614.000 per gram.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button