Pendaftaran Magang Nasional Dibuka Hingga 28 Juli 2023

Jakarta, Maret.id — Pemerintah Indonesia membuka kuota awal sebanyak 50.000 peserta untuk program Magang Nasional 2026. Program ini ditujukan bagi lulusan strata satu (S1), diploma empat (D4), dan diploma tiga (D3).
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhamad Qodari menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan investasi di bidang sumber daya manusia. “Program Magang Nasional memang dirancang untuk meningkatkan kompetensi generasi muda sekaligus memberikan pengalaman kerja yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri,” ucap Qodari di Jakarta, Senin (20/7).
Program ini juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk membangun jejaring profesional dan memperluas wawasan dunia kerja. Qodari menambahkan, “Selain itu, peserta juga akan menerima uang saku setara UMP (upah minimum provinsi) atau UMK (upah minimum kabupaten/kota) yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan hidup selama mengikuti program.”
Pendaftaran untuk Magang Nasional dibuka dari 15 hingga 28 Juli. Target keseluruhan program tahun ini adalah 150.000 peserta, meningkat dari 102.696 peserta pada tahun sebelumnya.
Peserta akan menjalani masa magang selama enam bulan dengan pelatihan langsung dari mentor di perusahaan tempat mereka magang. Program ini mendapatkan apresiasi tinggi, dengan level kepuasan peserta mencapai 84 persen pada tahun lalu.
Sekitar 30 persen peserta magang sebelumnya telah ditawari pekerjaan oleh perusahaan tempat mereka magang. “Bagi pemerintah, pembangunan sumber daya manusia merupakan strategi utama untuk memenangi persaingan global,” kata Qodari, menekankan pentingnya kompetensi dan daya saing tenaga kerja Indonesia.





