Nasional

Dudung Sidak Dapur MBG di Jakarta Barat! Dua SPPG Disuspend Seketika!

Jakarta, Maret.id — Kepala Kantor Staf Presiden, Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman, mengambil langkah tegas dengan membekukan dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Jakarta Barat. Tindakan ini diambil setelah dilakukan inspeksi mendalam pada Selasa, 13 Mei 2026, di mana ditemukan kondisi mencemaskan seperti tumpukan sampah dan keberadaan belatung di area dapur.

Pemerintah Mengawasi Kualitas Gizi

Dudung menegaskan bahwa langkah ini merupakan cerminan dari pengawasan pemerintah yang aktif dalam menjamin kualitas pelayanan gizi kepada masyarakat. “Sangat tidak layak,” ungkap Dudung saat konferensi pers yang berlangsung pada Jumat, 15 Mei 2026. Ia meneruskan bahwa respons langsung ini dilaksanakan oleh kepala BGN, yang selanjutnya memutuskan untuk suspend pelayanan di lokasi tersebut.

Langkah penertiban ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto, yang menargetkan agar anak-anak penerima program Makanan Bergizi (MBG) mendapatkan makanan yang bersih, sehat, dan bergizi. Sebagai bagian dari upaya ini, Dudung menyatakan bahwa dia akan melakukan pengecekan rutin dan mendalam ke berbagai daerah lainnya. Ini mengingat adanya laporan mengenai ketidaksesuaian standar di beberapa lokasi.

Inspeksi Mendalam di Dapur SPPG

Dudung mengkonfirmasi telah melakukan inspeksi ke dua dapur SPPG di Jakarta Barat pada Selasa, 12 Mei 2026. Dalam inspeksi tersebut, ia menjumpai kondisi yang sangat mengecewakan. Beberapa temuan mencolok meliputi area dapur yang kotor, serta keberadaan belatung dan pallet yang tidak memenuhi standar kesehatan.

“Ini sungguh miris, harus dilakukan evaluasi menyeluruh di lokasi ini,” ungkap mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) tersebut. Selain itu, ia juga menemukan empat unit pencucian yang tidak layak, ruangan dapur dengan suhu yang terlalu panas, serta pengaturan penyimpanan makanan yang tidak sesuai, dengan area dapur basah bercampur dengan gudang kering.

Langkah Selanjutnya untuk Meningkatkan Standar

Dudung menekankan pentingnya memastikan bahwa semua pelaksanaan program gizi memenuhi standar yang ditetapkan. Ia juga menambahkan bahwa akan ada lebih banyak pengecekan dilakukan, termasuk ke Jawa Tengah dan Jawa Barat, untuk memastikan proses dari penentuan titik hingga pembuatan dan pengiriman makanan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Kepala Kantor Staf Presiden berkomitmen untuk terus bergerak aktif dalam menjaga keberlanjutan kualitas gizi bagi masyarakat. Langkah cepat dan tepat ini diharapkan akan membawa perubahan positif untuk masa depan program gizi di Indonesia, terutama bagi anak-anak, yang merupakan generasi penerus bangsa.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button