Gaji Telat dan Risiko Kekerasan, PMI Luncurkan Aplikasi Darurat

Jakarta, Maret.id — Kabar baik bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Dalam waktu tiga bulan ke depan, PMI akan memiliki aplikasi khusus bernama Pejuang Merah Putih SuperApps.
Aplikasi ini dilengkapi tombol darurat (SOS Button) yang bertujuan untuk membantu menyelesaikan berbagai masalah, termasuk keterlambatan gaji, tindakan kekerasan, dan masalah hukum di negara penempatan. Dengan aplikasi tersebut, PMI dapat terhubung langsung dengan kedutaan, instansi terkait, serta memperoleh bantuan hukum agar penanganan kasus menjadi lebih cepat dan tepat.
Ivan Raoul Benedict, CEO PT Malaysia Indonesia Sukses Solusi, menjelaskan bahwa aplikasi ini merupakan solusi bagi berbagai problem yang dihadapi pekerja migran. “Sebagai contoh, permasalahan itu seperti keterlambatan pembayaran gaji, tindak kekerasan, hingga persoalan hukum di negara penempatan,” kata Ivan di Jakarta, Kamis, 23 Juli 2026.
Menurut Ivan, aplikasi ini dirancang untuk menciptakan ekosistem yang sehat bagi PMI. “Sehingga sumber daya manusia Indonesia siap bersaing di kancah internasional,” ucapnya.
Aplikasi Pejuang Merah Putih SuperApps juga akan memiliki law office atau kantor hukum di berbagai negara. “Karena seperti kita ketahui bersama, banyak sekali kasus keterlambatan penggajian PMI, termasuk tindak kekerasan terhadap tenaga kerja wanita asal Indonesia,” ujar Ivan.
Aplikasi ini dapat diakses oleh PMI, baik yang berstatus prosedural maupun nonprosedural. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan proses pendaftaran melalui ponsel, mengingat masih banyak pekerja migran asal Indonesia yang belum terdaftar resmi.





