Pemuda Papua Kembali ke Kampung Bangun Ekonomi Patriot 2026

Jakarta, Maret.id — Dua peserta Tim Ekspedisi Patriot 2026, Alexsander Leo Letsoin dan Dwi Sanjaya Rahayu Ohee, memilih mengabdi di kawasan transmigrasi Papua.
Keduanya menolak untuk meninggalkan kampung halaman demi kehidupan yang lebih baik di kota besar. Mereka melihat program TEP 2026 sebagai kesempatan untuk berkontribusi bagi masyarakat di Papua.
Papua adalah rumah yang ingin mereka bangun bersama, bukan hanya tempat lahir. Alexsander, asal Merauke, akan bertugas di Distrik Momiwaren, Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat.
Lulusan Universitas Musamus Merauke ini mengaku bergabung dengan Tim Ekspedisi Patriot untuk berperan nyata dalam perubahan sosial. “Saya tidak ingin hanya menjadi penonton perubahan. Saya ingin menjadi bagian dari tim yang bergerak, membantu masyarakat, dan menciptakan cerita keren untuk Indonesia,” ucap Alexsander.
Memahami betul tantangan hidup di Papua, ia siap mengatasi berbagai masalah seperti minimnya akses dan pelatihan bagi pelaku usaha kecil. Sebelum berangkat, Alexsander merancang program kerja fokus pada penguatan UMKM.
“Usaha kecil yang dikelola dengan baik mampu menjadi pintu masuk bagi meningkatnya kesejahteraan keluarga di kawasan transmigrasi,” tambahnya. Persiapannya pun terbilang sederhana, mengingat ia familiar dengan kondisi alam setempat. Namun, Ia tidak lupa membawa obat antimalaria.
“Yang paling penting saya siapkan adalah obat malaria karena risikonya cukup tinggi di beberapa wilayah Papua,” ucap pemuda berusia 23 tahun tersebut.





