Ony Setiawan DPD PDI Perjuangan Serap Aspirasi di Tuban

Jakarta, Maret.id — Reses masa persidangan III Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Ony Setiawan, berlangsung di Dusun Karangtengah, Desa Bangilan, pada Kamis, 30 Juli 2026. Acara ini dihadiri oleh Sekretaris DPC PDI Perjuangan Tuban, Kusmen, serta jajaran pengurus DPC, PAC, dan warga masyarakat setempat.
“Ini reses pertama yang dilaksanakan di Desa Bangilan oleh anggota DPRD Jatim dari Fraksi PDI Perjuangan. Silakan menggunakan suara sebagai bentuk aspirasi yang hadir di pertemuan ini,” ujar Agung, Ketua PAC PDI Perjuangan Bangilan.
Ony Setiawan, yang merupakan anggota DPRD Provinsi Jatim Dapil Tuban-Bojonegoro sekaligus anggota Komisi B DPRD Jatim, memanfaatkan forum ini untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat dari tiga sektor: pertanian, kepemudaan/olahraga, dan UMKM.
Dari sektor pertanian, Kasdikan, seorang petani asal Desa Weden, menyampaikan kekhawatiran tentang minimnya bantuan alat dan mesin pertanian. “Di Kecamatan Bangilan ini, lahannya pertanian sangat luas. Sebagian anggota kelompok tani harus menyewa traktor dan combine dari Pati, Jawa Tengah. Otomatis biaya produksi jadi naik,” keluhnya.
Menanggapi hal tersebut, Ony menegaskan pentingnya prinsip pemerataan dan keterbukaan dalam distribusi bantuan. “Untuk bantuan program itu secara proseduralnya anggota kelompok yang berbadan hukum dan kelompok ini eksistensinya minim 2 tahun,” tegas Ony.
Ia juga menyampaikan bahwa kelompok penerima bantuan harus berbadan hukum dan telah beroperasi minimal selama dua tahun. Ony meminta agar Poktan memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa dalam pembangunan fisik seperti irigasi untuk memastikan pengerjaan tepat sasaran.
Usulan lain datang dari Effendi Setiabudi dari Desa Kedungmulyo, yang menyampaikan aspirasi generasi muda. “Anak-anak Gen Z di desa kami masih minim fasilitas, termasuk lapangan voli. Kami ingin minimal ada lapangan berlantai semen sebagai sarana olahraga,” ungkap Effendi.
Sementara itu, pelaku UMKM, Ratna, mengeluhkan kurangnya fasilitas tenda kerucut untuk berjualan. “Kami berharap dapat bantuan tenda kerucut untuk UMKM plus pendampingan supaya lembaga kami punya legalitas,” harap Ratna.
Ony Setiawan, yang juga menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Tuban, memastikan bahwa seluruh masukan warga akan dikawal. “Semua aspirasi dari petani, pemuda, dan UMKM Bangilan ini akan kami sampaikan ke DPRD Provinsi dan Komisi B. Supaya program pemerintah benar-benar menyentuh langsung masyarakat bawah,” tuturnya.
Ia menekankan bahwa reses bukan sekadar formalitas. “Reses harus ada tindak lanjutnya agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput. Kehadiran kami di Bangilan ini untuk membawa suara warga ke parlemen,” pungkas Ony.





