Indonesia vs Filipina: Duel Memanas, Gilas Rekor, Kejutan Menanti!

Jakarta, Maret.id — Jakarta kembali menjadi tuan rumah Intercity Evergreen Veteran Basketball setelah 18 tahun dengan penyelenggaraan yang digelar pada 13–18 Mei 2026 dan menghadirkan ratusan tim dari berbagai daerah. Gelaran ini menegaskan bahwa semangat bermain bola basket tetap hidup di kalangan pemain veteran meski usia tidak lagi muda.
Kembalinya Jakarta sebagai Tuan Rumah
Kepala Perbasi DKI Jakarta, Lexyndo Hakim, menyatakan bahwa kembalinya turnamen ke ibu kota merupakan momen kebanggaan bagi pihaknya. “Setelah pertama kali diselenggarakan di Jakarta, baru pada edisi ke-18 ini kembali digelar di ibu kota; ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami,” ujarnya.
Dua Venue Menyemarakkan Pertandingan
Pertandingan berlangsung di dua arena utama yaitu Ancol Hoops Basketball di Jakarta Utara dan DBL Academy Jakarta yang sebelumnya menjadi tuan rumah DBL Camp 2026. DBL Academy kini bertransformasi menjadi wahana nostalgia bagi peserta veteran yang rindu atmosfer kompetitif dan persahabatan antar-kota.
Skala Turnamen dan Partisipasi
Intercity Evergreen Veteran Basketball 2026 menampung 168 tim dengan lebih dari 2.500 atlet dan ofisial yang turun ke lapangan selama rangkaian pertandingan. Kompetisi menghasilkan sekitar 300 laga yang mempertemukan kelompok usia beragam, dari kategori 35 tahun hingga 75 tahun untuk putra dan putri.
Format pertandingan dirancang untuk mengakomodasi sejumlah kelas usia sehingga kompetisi tetap berjalan aman dan kompetitif bagi para peserta. Keberagaman umur peserta menjadi salah satu daya tarik utama yang menunjukkan bagaimana olahraga dapat menjadi sarana kesehatan dan interaksi sosial lintas generasi.
Penyelenggaraan acara melibatkan koordinasi antar-pengurus lokal dan operator venue untuk memastikan jadwal serta fasilitas lapangan terpenuhi. Pengaturan waktu pertandingan dibuat agar setiap tim mendapat kesempatan bertanding secara adil tanpa menumpuk beban laga di satu hari.
Atmosfer kompetisi di kedua lokasi terasa hangat dengan kehadiran keluarga serta penggemar yang datang memberi dukungan. Selain aspek pertandingan, turnamen juga berfungsi sebagai ajang reuni bagi para eks-pemain yang ingin menjalin kembali pertemanan lama.
Penyelenggara menekankan aspek keselamatan dan kesehatan peserta dengan menyiapkan protokol medis serta fasilitas pendukung di kedua venue. Upaya ini penting mengingat rentang usia peserta yang cukup luas sehingga kebutuhan medis dan pemulihan harus jadi prioritas.
Dampak bagi komunitas lokal turut dirasakan, terutama pada sektor bisnis kecil dan jasa transportasi di sekitar lokasi pertandingan. Kehadiran ratusan tim dan ofisial berkontribusi terhadap perputaran ekonomi skala mikro di sejumlah titik lokasi.
Pentingnya turnamen semacam ini dinilai tidak hanya pada aspek kompetisi, tetapi juga sebagai wadah promosi gaya hidup aktif bagi kelompok usia menengah dan lanjut. Partisipasi aktif veteran memotivasi generasi muda untuk melihat olahraga sebagai kegiatan berkelanjutan sepanjang hidup.
Panitia berharap keberhasilan penyelenggaraan edisi kali ini menjadi pemicu bagi lebih banyak kota untuk menghidupkan olahraga veteran. Harapannya, kelak akan muncul lebih banyak program pembinaan yang mengakomodasi atlet non-elit namun berkomitmen mempertahankan kebugaran dan kecintaan terhadap olahraga.
Dengan skala besar dan antusiasme yang tinggi, Intercity Evergreen Veteran Basketball 2026 menegaskan bahwa kompetisi olahraga lintas usia tetap relevan dan memberi manfaat sosial luas bagi peserta serta komunitas tuan rumah. Penyelenggaraan yang tertata rapi menjadi modal penting bagi kelanjutan turnamen di masa mendatang.





