Juara Piala Dunia Jual Replika Trofi dan Balas Kritik Sinis

Jakarta, Maret.id — Benjamin Mendy, juara Piala Dunia 2018 bersama timnas Prancis, memicu kontroversi dengan menjual replika trofi Piala Dunia yang ia dapatkan setelah kemenangan “Les Bleus” di Rusia. Penjualan tersebut berlangsung dalam lelang Global Football Auction Part 2, di mana replika itu terjual dengan harga 62 ribu dolar AS (sekitar 54 ribu euro).
Mendy menanggapi kritik terkait penjualannya melalui akun Snapchat-nya. “Apakah ini trofi saya atau trofi kalian? Pada akhirnya ini milik saya, dan saya melakukan apa pun yang saya mau dengannya,” kata Mendy. Dia juga menambahkan dengan nada sinis, “Lagi pula, benda itu memakan terlalu banyak tempat di dalam lemari,” ujar Mendy.
Tak hanya itu, Mendy juga mengisyaratkan kemungkinan untuk menjual barang koleksi lainnya. “Omong-omong, saya masih punya lebih banyak gelar yang dijual,” ungkapnya. Selain Piala Dunia, Mendy juga memiliki gelar Liga Prancis yang diraihnya bersama Monaco pada 2017 sebelum pindah ke Manchester City dengan rekor transfer 58 juta euro.
Selama di Manchester City antara 2017 dan 2023, Mendy mengoleksi delapan gelar, termasuk empat gelar Liga Primer Inggris. Di tingkat internasional, ia tampil dalam 10 laga bersama timnas Prancis dan menjadi bagian dari tim juara Piala Dunia 2018.
Namun, kariernya mengalami kemunduran signifikan pada 2021 karena sejumlah tuduhan pemerkosaan. Pengadilan akhirnya membebaskannya dari semua tuduhan pada Juli 2023. Setelah lebih dari dua tahun menjauh dari lapangan, Mendy kembali beraksi di klub Prancis, Lorient, sebelum merantau ke Zurich dan kini bermain di Pogon Szczecin, Polandia, dengan kontrak hingga Juni 2027.
Reaksi dari penggemar sepak bola di Indonesia pun beragam, mengingat nama Mendy cukup dikenal. “Setiap pemain berhak untuk memutuskan apa yang ingin mereka lakukan dengan gelar dan penghargaan mereka. Namun, kami berharap Mendy bisa fokus pada kariernya ke depan,” kata Andi, seorang penggemar sepak bola dari Jakarta.





