Jordan Henderson ungkap alasan bergabung dengan Chelsea setelah Brentford

Jakarta, Maret.id — Jordan Henderson resmi menyelesaikan kepindahan yang mengejutkan ke Chelsea setelah meninggalkan Brentford. Gelandang veteran berusia 36 tahun itu menandatangani kontrak yang akan membuatnya berada di Stamford Bridge hingga musim panas 2028.
Henderson bergabung sebagai status bebas transfer setelah Brentford setuju mengakhiri kontraknya lebih awal. Pada kesempatan perkenalannya, ia mengungkapkan antusiasmenya bergabung dengan Chelsea, “Melihat besarnya klub ini, manajernya, yang sangat saya kagumi, dan kualitas para pemainnya, ini adalah peluang besar yang tidak bisa saya tolak,” kata Henderson.
Keputusan Chelsea mendatangkan Henderson mengikuti kepergian Andrey Santos ke Manchester United dalam kesepakatan senilai hingga £50 juta. Chelsea menganggap Henderson sebagai sosok yang ideal untuk memberikan arahan bagi skuad muda mereka.
Henderson bukan orang asing dalam tekanan tinggi, memiliki delapan gelar besar sepanjang kariernya. Mantan manajernya di Brentford, Keith Andrews, menyebutnya “salah satu pemimpin paling berpengaruh dalam era modern Premier League.”
Thomas Tuchel, manajer Chelsea, memuji Henderson sebagai “pemenang serial” yang membawa “kepemimpinan, karakter, kepribadian, energi” ke setiap ruang ganti yang ia masuki.
Kepindahan ini menambah babak baru dalam kariernya yang dimulai di Stamford Bridge bersama Sunderland pada 2008. Setelah menjadi legenda di Anfield, ia sempat bermain di Liga Pro Saudi dan Ajax sebelum kembali ke Premier League dengan Brentford pada 2025.
Henderson juga tetap menjadi pilihan tim nasional Inggris. Ia baru-baru ini mencapai 90 caps meski mengalami cedera di Piala Dunia, ketika patah lengan setelah terjatuh. Namun, ia kini telah pulih dan siap memberikan kontribusi di Chelsea.
Ia juga menyadari pentingnya perannya dalam membantu perkembangan pemain muda di klub. “Bagi saya, ini soal memberikan segala yang saya miliki setiap hari, di dalam dan di luar lapangan, untuk membantu para pemain di sekitar saya dan tim semaksimal mungkin,” ujar Henderson.
Keberadaan Henderson menambah jajaran rekrutan Chelsea di bursa transfer yang sibuk, di mana mereka berusaha menciptakan keseimbangan antara pemain muda dan pemenang yang berpengalaman.
Kepindahan Henderson menyita perhatian banyak penggemar, termasuk di Indonesia. “Saya sangat berharap Henderson bisa menjadi pemandu yang baik bagi para pemain muda Chelsea. Dengan pengalaman yang dimilikinya, ia bisa membawa perubahan positif untuk tim ini,” kata Johan, seorang penggemar Chelsea di Jakarta.





