Prabowo Mengantar Perdana Menteri Thailand Pulang, Memanas Ketegangan Regional dan Risiko Perdagangan!

Jakarta, Maret.id — Presiden Prabowo Subianto mengantar kepulangan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (4/8/2026).
Prosesi Pelepasan di Halim
Presiden Prabowo tiba lebih dahulu di pangkalan untuk menyambut PM Anutin sebelum acara pengantar berlangsung.
Keduanya bertatap muka, berjabat tangan, dan berbincang singkat sebelum berjalan menuju pesawat untuk keberangkatan PM Anutin kembali ke Thailand.
Presiden dan perdana menteri berjalan berdampingan menuju tangga pesawat disertai penghormatan dari pasukan jajar kehormatan yang berbaris rapi di sisi kiri dan kanan landasan.
Setibanya di tangga pesawat, Presiden Prabowo mengantar PM Anutin hingga sebelum keberangkatannya menuju Thailand, menandai penutup rangkaian kunjungan resmi tersebut.
Agenda Kunjungan dan Hasil Pertemuan
Kunjungan resmi PM Anutin ke Indonesia berlangsung sejak Senin (3/8/2026) dan diakhiri dengan prosesi pelepasan di Halim Perdanakusuma.
Selama kunjungan, kedua pemimpin menggelar pertemuan bilateral yang menghasilkan sejumlah kesepakatan untuk memperkuat kemitraan strategis antara Indonesia dan Thailand.
Pertemuan bilateral itu membahas berbagai bidang kerja sama yang dianggap strategis bagi kedua negara, termasuk penguatan hubungan ekonomi, investasi, konektivitas regional, dan kerja sama di sektor kesehatan serta pertahanan.
Para pejabat dari kedua negara menilai dialog tersebut penting untuk memperluas kerja sama yang sudah terjalin dan membuka peluang baru bagi pelaku usaha serta institusi terkait di masing-masing negara.
Pejabat Tinggi yang Hadir
Turut hadir dalam prosesi pelepasan antara lain Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago dan Menteri Luar Negeri Sugiono.
Kehadiran juga tercatat dari Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Delegasi diplomatik turut terlihat di pangkalan, termasuk Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Thailand Hari Prabowo dan Duta Besar Kerajaan Thailand untuk Republik Indonesia Prapan Disyatat.
Perwakilan tetap Thailand untuk ASEAN Prinat Apirat beserta Atase Pertahanan Thailand untuk Indonesia Sittirat Pusongchai juga hadir menyaksikan prosesi pelepasan tersebut.
Protokol kenegaraan dan tata upacara berjalan sesuai jadwal dengan pengamanan yang ketat namun tertib, memastikan kelancaran kegiatan diplomatik di pangkalan udara.
Pejabat terkait menyatakan kunjungan tersebut membuka babak baru dalam hubungan bilateral dan mempertegas posisi kedua negara sebagai mitra strategis di kawasan.
Penutupan kunjungan resmi berlangsung hangat dan menunjukkan komitmen kedua pemimpin untuk terus memperkuat dialog politik dan kerja sama praktis.
Rangkaian pertemuan yang dilaksanakan selama dua hari dinilai berhasil mempererat hubungan bilateral sekaligus membuka agenda kerja sama lanjutan yang akan ditindaklanjuti oleh kementerian dan lembaga terkait.





