Gus Ipul Ingatkan Pentingnya Kolaborasi Program Sekolah Rakyat

Jakarta, Maret.id — Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau akrab disapa Gus Ipul, menegaskan bahwa Sekolah Rakyat adalah tanggung jawab bersama seluruh Unit Kerja (UKE) di Kementerian Sosial. Diperlukan kolaborasi untuk memastikan program berjalan optimal sesuai tugas masing-masing unit.
Pernyataan ini disampaikan Gus Ipul saat memimpin rapat internal di Kantor Kemensos, Jakarta, pada Selasa, 4 Agustus 2026. “Ketika kita membahas Sekolah Rakyat, pada dasarnya ini bisnis semua UKE, bisnis semua unit kerja,” kata Gus Ipul.
Sekolah Rakyat, menurut Gus Ipul, berfungsi untuk rehabilitasi anak-anak yang menghadapi masalah tertentu. Ia menekankan pentingnya pemberdayaan sebagai bagian dari perlindungan dan jaminan sosial.
Gus Ipul menyatakan bahwa semua unit harus memiliki kesadaran untuk bekerja sama, merespons arahan Presiden Prabowo Subianto. Ia menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat menjadi bagian dari pengentasan kemiskinan yang berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
“Setelah anak mendapatkan pendidikan berasrama gratis, orang tua atau keluarganya juga mendapatkan intervensi yang terintegrasi,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa orang tua diberikan perlindungan, jaminan sosial, dan rehabilitasi untuk mendukung keberdayaan mereka.
Selain itu, Gus Ipul meminta seluruh jajaran untuk merencanakan dengan baik, terutama dalam rekrutmen siswa, mengingat ada target tambahan dari Presiden. “Sekolah Rakyat ada target tambahan dari Presiden, sekarang dalam proses itu 100 lagi sampai 150,” ucapnya.
Ia menyebutkan bahwa tahun depan, diperkirakan akan ada 250 gedung permanen Sekolah Rakyat yang dapat menampung sekitar 140 ribu siswa. Gus Ipul juga mengingatkan pentingnya proses pengadaan barang yang harus dilakukan secara presisi.
“Jadi sekarang ini memang nggak bisa main-main, udah nggak jamannya lagi,” tegasnya kepada tim pengadaan di Kementerian Sosial.





