Bos BGN Minta MBG Jangan Dibawa Pulang, Ada Batas Waktu

Jakarta, Maret.id — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan bahwa siswa dilarang membawa pulang makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini bertujuan untuk memastikan makanan konsumsi siswa aman dan tidak menimbulkan risiko kesehatan.
Sudaryono juga mengingatkan agar makanan yang diterima di sekolah segera dikonsumsi sesuai batas waktu yang telah ditentukan. “Kami mohon sesuai dengan petunjuk teknis, (MBG) sebaiknya tidak dibawa pulang, pastikan makannya satu, dimakan di situ,” ucap Sudaryono.
Dia menyebutkan bahwa imbauan ini berkaitan dengan risiko keamanan pangan ketika makanan disimpan dan dimakan kembali di rumah. Praktik membawa pulang makanan MBG, katanya, telah berkontribusi terhadap meningkatnya kasus keracunan di berbagai lokasi.
Lebih lanjut, Sudaryono menegaskan bahwa tidak hanya siswa yang terdampak. “Bahkan yang keracunan bukan hanya siswanya, tapi bapak, ibu orang tua di rumah ikut keracunan karena makanan yang dibawa pulang,” kata Sudaryono.
Sebagai langkah tambahan, BGN akan mewajibkan setiap ompreng makanan MBG mencantumkan batas waktu konsumsi. Kebijakan ini akan mulai berlaku pekan depan dan bertujuan meningkatkan keamanan pangan dalam program MBG di sekolah.
Sudaryono menambahkan bahwa informasi batas waktu konsumsi akan membantu guru dan siswa memastikan makanan yang diterima aman untuk dikonsumsi.





