Menteri HAM Ajak Jajaran Seluruh Indonesia Mitigasi Dampak El Nino

Jakarta, Maret.id — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menginstruksikan seluruh jajaran Kementerian HAM Republik Indonesia untuk aktif berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah. Ini merupakan upaya merespons dampak fenomena El Niño yang telah mengganggu sejumlah wilayah di Indonesia.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa dampak sosial dari kondisi cuaca ekstrem dapat diantisipasi dan dikelola secara efektif. “Terkait kondisi dampak El Niño yang kian meluas, saya memerintahkan seluruh jajaran KemenHAM RI di seluruh Indonesia untuk bahu-membahu bersama pemerintah setempat ikut aktif dalam langkah-langkah pengendalian,” ucap Menteri HAM dalam keterangannya di Jakarta.
Menteri Pigai juga meminta agar jajaran KemenHAM RI melakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Mereka diharapkan memantau perkembangan situasi di lapangan dan memastikan langkah antisipasi serta pengendalian berjalan sesuai kebutuhan daerah.
Koordinasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak sosial yang timbul akibat kekeringan berkepanjangan, seperti kebakaran hutan dan lahan, krisis air, serta potensi gagal panen yang bisa mempengaruhi kehidupan masyarakat.
Perintah ini sejalan dengan langkah pemerintah untuk menghadapi cuaca yang sangat kering dan meningkatnya risiko karhutla di berbagai wilayah. Pemerintah pusat, bersama pemerintah daerah dan pihak terkait, terus memantau titik-titik api dan meningkatkan penanganan di lapangan.
Dukungan berupa operasi modifikasi cuaca, water bombing, helikopter, dan pesawat juga disiapkan untuk membantu mengendalikan kebakaran, sesuai dengan kondisi dan kebutuhan wilayah.
Menteri HAM menekankan pentingnya turun langsung ke masyarakat untuk melihat dampak yang dialami warga. Pemantauan ini penting untuk memastikan bahwa kelompok masyarakat yang terdampak, terutama yang rentan, mendapat perhatian.
“Seluruh jajaran KemenHAM RI di seluruh wilayah di Indonesia agar aktif turun ke tengah-tengah masyarakat, pantau kondisi, lakukan langkah antisipasi dan pengendalian bersama pihak terkait,” jelasnya.





