Politik

Menko PMK: OMC di Bromo Baru Akan Dimulai Empat Hari Lagi

Jakarta, Maret.id — Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengungkapkan bahwa Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru belum dapat dilaksanakan dalam waktu dekat.

Pratikno menjelaskan, kendala utama dalam pelaksanaan OMC adalah kurangnya awan yang memadai di kawasan Bromo.

“Diperkirakan kondisi ini baru akan berubah dalam empat hari mendatang,” tutur Pratikno saat dihubungi melalui telepon, Selasa, 11 Agustus 2026.

Dia mengatakan bahwa saat ini OMC tidak dapat dijalankan karena kondisi cuaca yang tidak mendukung.

Pratikno sebelumnya telah berangkat menuju Malang dan melanjutkan perjalanannya ke Bromo.

Di lokasi tersebut, dia mengikuti rapat koordinasi bersama pemerintah daerah, TNI, dan Polri untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan yang masih berlangsung.

“Pemerintah tetap mengoptimalkan upaya pemadaman sembari menunggu kondisi cuaca untuk pelaksanaan OMC,” imbuh Pratikno.

Menurut pemantauan terakhir, terdapat dua titik api yang harus segera ditangani agar tidak menjalar ke wilayah lain.

“Ini data dari total 36 titik kebakaran, dan saat ini ada dua titik api yang menjadi fokus kita,” tegas Pratikno.

Dia menjelaskan bahwa bantuan dari BNPB untuk water bombing tetap dipertahankan.

Karhutla di kawasan TNBTS telah meluas hingga 742,7 hektare sejak mulai terdeteksi pada Senin, 3 Agustus 2026.

Tim gabungan masih berupaya melakukan pemadaman, termasuk melalui water bombing dengan dua helikopter dan water spray menggunakan drone BPBD Jawa Timur.

Upaya ini dilakukan sambil mengantisipasi meluasnya api ke wilayah Probolinggo dan Pasuruan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button