Farizon V8E Diproduksi di Pabrik HIM Purwakarta, Persaingan Kendaraan Komersial EV Memanas!

Jakarta, Maret.id — Farizon, sebagai pendatang baru di pasar kendaraan komersial Indonesia, mengumumkan kemitraan strategis dengan Arista untuk memproduksi kendaraan komersial listrik model V8E di pabrik Handal Indonesia Motor yang berlokasi di Purwakarta. Kerjasama ini menunjukkan komitmen Farizon untuk tidak hanya berfokus pada pemasaran dan layanan purna jual tetapi juga memproduksi kendaraan secara lokal.
Sebagai produk perdananya, Farizon memperkenalkan V8E sebagai upaya memasuki segmen kendaraan komersial listrik. Produksi perdana V8E di pabrik HIM Purwakarta menjadi tonggak penting bagi Farizon dalam menyediakan solusi transportasi ramah lingkungan di Indonesia. Mike Fan, CEO Farizon New Energy Commercial Vehicle Group, menyatakan bahwa kehadiran V8E adalah langkah proaktif dari perusahaan untuk menjawab kebutuhan pasar kendaraan listrik di tanah air.
“Hari ini, kami menghentikan produk biasa dan melakukan langkah nyata dalam menghadirkan kendaraan komersial listrik yang berkualitas untuk industri di Indonesia,” ungkap Mike. Dia menambahkan bahwa Farizon ingin membangun sinergi industri dan pengembangan transportasi yang berkelanjutan dengan mengandalkan manufaktur lokal.
Farizon adalah bagian dari Geely Holding Group, dan telah berkecimpung di industri kendaraan komersial energi terbarukan selama satu dekade. Mike menjelaskan bahwa untuk sukses di pasar Indonesia, Farizon tidak hanya akan menghadirkan produk baru, tetapi juga berupaya membangun keberadaan yang kuat dan terintegrasi dengan rantai pasokan lokal.
“Di pasar ini, kami ingin lebih dari sekadar menjual produk. Kami ingin berkontribusi secara signifikan terhadap pertumbuhan industri otomotif Indonesia,” tambahnya.
Christoforus Ronny, Direktur PT Arista Manufacturing Indonesia, menyampaikan keyakinan bahwa permintaan untuk kendaraan listrik komersial akan terus meningkat. “Kami melihat kendaraan listrik akan menjadi solusi transportasi masa depan yang tak terelakkan,” ujarnya.
Ronny menambahkan, Arista tidak akan berhenti pada produksi varian V8E saja. “Kami berencana untuk menambah lini produksi dengan memperkenalkan varian pick-up bulan depan,” jelas Ronny. V8E dilengkapi dengan motor listrik yang mampu menghasilkan torsi maksimum sebesar 190 N.m, dan didukung oleh baterai berkapasitas 65 kWh.
Dengan langkah ini, Farizon dan Arista berkomitmen untuk mendukung transisi menuju transportasi yang lebih berkelanjutan di Indonesia sambil mengedepankan produk lokal yang berkualitas.





