Purbaya Perintahkan Bea Cukai Bongkar Jaringan Penyelundupan Emas

Jakarta, Maret.id — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menginstruksikan Bea Cukai untuk meningkatkan upaya penindakan terhadap penyelundupan emas di Bandara Soekarno-Hatta.
Ia menekankan pentingnya membongkar jaringan di balik penyelundupan tersebut, termasuk melacak asal emas, penerima, dan pihak pengirimnya.
Purbaya mengungkapkan bahwa dalam waktu kurang dari 24 jam, Bea Cukai berhasil mengidentifikasi dua modus penyelundupan emas yang berbeda.
Modus pertama melibatkan penyembunyian emas di area kemaluan dan dubur. Sedangkan modus kedua memanfaatkan oknum ground handling untuk menyerahkan emas kepada penumpang.
“Dengan mengkombinasikan teknologi pemeriksaan, analisis risiko, analisis data penumpang, pengawasan lapangan serta sinergi dengan seluruh stakeholder bandara, aksi ini bisa terdeteksi,” kata Purbaya di Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta, Kamis, 13 Agustus 2026.
Ia menegaskan bahwa pengungkapan kasus tidak seharusnya hanya berhenti pada penangkapan pembawa emas.
“Setiap penemuan harus dikembangkan lebih lanjut untuk mengetahui dari mana barang tersebut berasal, siapa penerimanya, dan pihak-pihak terkait lainnya,” tuturnya.
Purbaya berharap pihak pengirim emas juga dapat ditangkap. “Selanjutnya, akan dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai siapa yang mengirim,” katanya.
“Saya harapkan nanti pengirim-pengirimnya ikut juga keciduk,” sambung Purbaya.





