SANY Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Bencana 2026

Jakarta, Maret.id — Melalui program Community Emergency Response Program (CERP)-Indonesia 2026, SANY bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.
Program ini berlangsung mulai 26 Juli hingga 8 Agustus 2026 dengan melibatkan sekitar 400 peserta dari delapan kelas pelatihan yang digelar di Jakarta, Karawang, dan Yogyakarta.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh SANY Foundation, China Merchants Charitable Foundation, Shenzhen Public Welfare Rescue Volunteers Federation, PBNU, dan SANY Indonesia, serta bekerja sama dengan BNPB, Nahdlatul Ulama, dan sejumlah lembaga lokal.
Deputy General Manager/Director Government Relations SANY Indonesia, Saanjay Shamdasani, menjelaskan bahwa CERP-Indonesia merupakan bagian dari program internasional Aliansi Tanggap Bencana Global SANY. “Program ini dirancang untuk membangun kemampuan masyarakat melakukan pertolongan awal secara mandiri sekaligus saling membantu ketika menghadapi situasi darurat,” ucap Saanjay, di Karawang, Rabu, 12 Agustus 2026.
Lebih dari 70 persen pelatihan bersifat praktis, meliputi resusitasi jantung paru (RJP/CPR), pembalutan luka, penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), serta pemindahan korban.
Manager General Affairs SANY Indonesia, Rony, menambahkan bahwa pendekatan praktis ini membantu peserta lebih siap menghadapi kondisi nyata. Pelatihan juga disesuaikan dengan karakteristik masing-masing komunitas, termasuk lingkungan kerja dan sekolah.
Sebagai contoh, di SDN Kondangjaya III, guru dan staf menerima pelatihan khusus mengenai kesiapsiagaan sekolah.





