Nasional

10 Persen Anak Terindikasi Masalah Mental, Mendikbud Serukan Aksi

Jakarta, Maret.id — Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mendorong perguruan tinggi psikologi untuk memaksimalkan kontribusinya dalam menghadapi tantangan kesehatan mental dan perubahan sosial yang semakin kompleks.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara kunci dalam Seminar Nasional Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI), bersama Asosiasi Penyelenggara Pendidikan Tinggi Psikologi Indonesia (AP2TPI) dan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI).

Seminar yang mengusung tema “Pendidikan Tinggi Psikologi untuk Indonesia Maju dan Sehat” ini berfungsi sebagai forum untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, serta organisasi profesi dalam pengembangan pendidikan dan layanan psikologi.

Brian menekankan perlunya optimisme dan kerjasama dalam menghadapi perkembangan teknologi dan persaingan global yang cepat. “Saya berharap Bapak Ibu dari keilmuan psikologi dapat terus memanfaatkan berbagai terobosan untuk edukasi,” kata Brian.

Diungkapkan juga bahwa kondisi kesehatan mental generasi muda menjadi perhatian serius. Dari sekitar tujuh juta anak Indonesia yang menjalani screening, sekitar 10 persen terindikasi memiliki masalah kesehatan jiwa. Sebanyak 4,4 persen menunjukkan gejala kecemasan, sementara 4,8 persen mengalami gejala depresi.

Edukasi psikologi, kata Brian, perlu dikemas lebih dekat dengan kehidupan generasi muda. Ruang digital dan konten yang relevan dengan karakter Gen Z dapat menjadi sarana untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai kesehatan mental.

Ketua AP2TPI, Rahmat Hidayat, menyatakan bahwa pendidikan profesi psikologi telah mengalami transformasi sejak berlakunya UU Nomor 23 Tahun 2022 tentang Pendidikan dan Layanan Psikologi. Lulusan program profesi kini mendapatkan sebutan psikolog dan dapat menjalani praktik terbimbing di berbagai lingkungan, mulai dari kesehatan hingga komunitas.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button