Frank Lampard siap coba lagi di Premier League setelah Coventry

Jakarta, Maret.id — Colin Hendry mengungkapkan bahwa Frank Lampard harus menghindari keputusan yang “sangat kejam” seiring kembalinya mantan pelatih Chelsea tersebut untuk menangani Coventry City. Lampard baru saja menandatangani kontrak baru setelah mengantarkan Coventry meraih gelar Championship, membawa klub tersebut kembali ke pentas Premier League setelah 25 tahun.
Coventry City telah mengalami perjalanan yang dramatis setelah terdegradasi hingga ke League Two. Mark Robins merupakan sosok kunci dalam kebangkitan tim dan sangat berpengaruh dalam meraih kesuksesan ini. Namun, Robins dibebas tugaskan pada November 2024, memberikan Lampard kesempatan untuk kembali ke dunia kepelatihan setelah lebih dari setahun absen.
Pertanyaan mengenai kemampuan Lampard selama masa kepelatihannya di Everton sebelumnya mengemuka. Namun, ia membuktikan diri dengan mengantarkan Coventry ke play-off dan meraih gelar divisi kedua. “Ya, Frank juga punya sedikit pengalaman dalam kepelatihan dan manajemen di Premier League,” kata Hendry, mantan bek Coventry.
Ia melanjutkan, “Dia melakukan pekerjaan yang luar biasa bersama Coventry. Dia benar-benar membuat mereka diperhitungkan dan mengangkat mereka dari keterpurukan. Dan saya pikir akan sangat, sangat kejam jika mereka tidak tetap bersama Frank.”
Hendry juga mengingatkan bahwa Lampard tidak akan kekurangan tawaran dari tim lain di Premier League. Ia mengatakan, “Kita tidak bisa menyebut Coventry sebagai tim yo-yo, tapi harapan mereka adalah menjadi seperti Brighton atau Brentford.”
Menyinggung kepentingan klub, Hendry menyatakan, “Demi kepentingan klub sepakbola ini, dengan besarnya dana yang didapat hanya dengan menjadi klub Premiership, ini akan sangat baik untuk mereka.” Dukungan suporter dari klub-klub besar seperti Arsenal dan Manchester United juga akan memberikan pengalaman berharga bagi Coventry.
Dalam berita transfer, Coventry mengamankan kiper utama Carl Rushworth secara permanen dari Brighton setelah masa pinjaman yang sukses. Mereka juga kembali mengandalkan Gus Hamer, yang sebelumnya telah membela Sheffield United.
Sky Blues bersiap menghadapi tantangan berat di Premier League, dengan laga pembuka melawan juara bertahan Arsenal pada 21 Agustus. Sebuah momen krusial bagi mereka untuk menunjukkan bahwa mereka layak berada di level ini.
Reaksi dari penggemar sepak bola Indonesia cukup positif. “Kembalinya Coventry ke Premier League adalah hal yang menggembirakan. Saya berharap mereka bisa mengukir prestasi yang baik dan menjadi tim kompetitif,” ujar Budi, seorang penggemar sepak bola asal Jakarta.





