Pidato di MPR, Presiden Prabowo Sebut 4 Pedoman Utama Pemerintahan

Jakarta, Maret.id — Presiden Prabowo Subianto mengemukakan empat pedoman utama yang menjadi dasar kepemimpinannya dalam pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR RI 2026. Pedoman ini berlandaskan sumpah yang diucapkannya pada 20 Oktober 2024, untuk menjalankan kepemimpinan dengan tulus dan jujur demi kepentingan rakyat Indonesia.
Prabowo menegaskan, “Kepemimpinan bukan semata menjalankan pemerintahan, tetapi juga memegang teguh amanah yang diberikan rakyat dan mempertanggungjawabkannya kepada Tuhan Yang Mahakuasa,” ucapnya.
Dalam pidato tersebut, Prabowo menyatakan bahwa sumpah sebagai Presiden Republik Indonesia harus menjadi landasan dalam menjalankan tugas. Ada empat hal yang menjadi pegangan selama memimpin. “Pertama, kami bekerja untuk menjaga dan melaksanakan perintah-perintah Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” kata Prabowo.
Pedoman kedua berfokus pada perlindungan kepentingan inti nasional yang vital. Menurut Prabowo, hal ini mencakup upaya menjaga kekayaan bangsa agar dapat dimanfaatkan demi kemakmuran seluruh rakyat. “Hal ini termasuk menjaga dan mengelola kekayaan bangsa Indonesia, agar dapat sepenuhnya dimanfaatkan untuk kemakmuran seluruh rakyat,” ujarnya.
Prabowo menekankan bahwa kepentingan nasional tidak boleh terlepas dari arah pembangunan. Kekayaan Indonesia, ujarnya, harus dikelola untuk memberikan manfaat bagi masyarakat luas, bukan untuk kepentingan kelompok tertentu.
Pedoman ketiga adalah bekerja cepat untuk mengatasi kesulitan yang dihadapi rakyat. Prabowo menegaskan, pemerintah harus hadir saat masyarakat membutuhkan solusi dan tidak membiarkan masalah berlarut-larut.





