Olahraga

Mourinho tantang Barcelona saat Real Madrid siapkan strategi

Jakarta, Maret.id — Pada saat Real Madrid menghadapi tantangan untuk memulihkan dominasi di pentas domestik dan Eropa, klub berjuluk Los Blancos ini berinvestasi besar di bursa transfer. Setelah dua musim tanpa trofi besar, klub asal Ibu Kota Spanyol tersebut meningkatkan fokus pada rekonstruksi tim.

Dalam upaya untuk mengakhiri masa-masa sulit tersebut, Madrid menggelontorkan sekitar 225 juta euro untuk mendatangkan sejumlah pemain baru seperti Diomande, Cucurella, Espe, dan Dumfries. Diomande, pemain asal Pantai Gading, menjadi transfer termahal dalam sejarah klub.

Real Madrid juga merogoh kocek sebesar 55 juta euro untuk Cucurella yang datang dari Chelsea. Sementara itu, nilai transfer Espe mencapai 25 juta euro, dan Dumfries, yang pindah dari Inter Milan, menelan biaya 20 juta euro. Lebih lanjut, mereka mendapatkan Bernardo Silva dan Konaté secara gratis setelah kontrak mereka dengan Manchester City dan Liverpool berakhir.

Pengeluaran luar biasa ini membuat Real Madrid menjadi klub dengan pengeluaran terbesar di Liga Spanyol musim panas ini. Klub ini menyerap sekitar 40% dari total pengeluaran lebih dari 560 juta euro oleh klub-klub di liga tersebut, dilaporkan oleh surat kabar “AS”.

Penting untuk dicatat bahwa Real Madrid mengeluarkan lebih banyak dana dibandingkan kombinasi total pengeluaran Barcelona dan Atletico Madrid. Barcelona membelanjakan sekitar 100,5 juta euro, sedangkan Atletico Madrid sekitar 102 juta euro, meski masih ada transaksi yang belum rampung.

Strategi transfer Madrid tahun ini menggambarkan niat mereka untuk merebut kembali gelar La Liga dan Liga Champions. Musim lalu yang tanpa gelar menjadi pendorong bagi manajemen klub untuk mengubah pendekatan di bursa transfer.

Klub kini tidak hanya mengandalkan pemain muda, tetapi juga mulai menambah pemain berpengalaman. Mereka merekrut Cucurella dan Dumfries, yang berusia di atas 25 tahun, sebagai langkah besar dari kebijakan sebelumnya yang cenderung menargetkan pemain muda.

Demi mendanai semua aktivitas transfer tersebut, akademi klub “La Fabrica” memainkan peran penting. Penjualan pemain dan pertumbuhan pendapatan dari hak-hak terkait telah memberikan kontribusi signifikan, dengan akumulasi sekitar 199 juta euro.

Seiring Real Madrid berusaha kembali ke jalur kemenangan, komentar dari pengamat sepak bola Indonesia, Andi Surya, menyoroti, “Perekrutan pemain berkualitas ini bisa menjadi jalan bagi Madrid untuk kembali merebut puncak Liga Spanyol dan Eropa.”

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button