Dua transfer yang gagal membuat Mourinho kecewa di Madrid

Jakarta, Maret.id — Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, menyatakan ketidakpuasan terkait dua dari tujuh permintaan transfernya yang belum terpenuhi. Bek tengah kiri dan gelandang serba bisa masih menjadi kebutuhan mendesak yang belum teratasi oleh klub.
Dari tujuh pemain yang diminta Mourinho, lima di antaranya berhasil direkrut. Pemain-pemain tersebut antara lain Cucurella dan Dumfries di posisi bek sayap, Bernardo Silva sebagai pemain multifungsi di lini tengah, Ibrahima Konate untuk bek tengah kanan, serta Carlos Espi sebagai penyerang dengan karakteristik berbeda.
Sejauh ini, satu posisi tepatnya tidak diisi adalah sayap kanan, dengan Yan Diomande yang muncul setelah Bayern Munich menolak kepergian Michael Olise. Surat kabar Sport melaporkan, “Ada dua permintaan yang belum terpenuhi, dan keduanya masih tercantum dalam daftar kebutuhan, menanti kemungkinan untuk dituntaskan.”
Mourinho merasa memiliki daftar 20 pemain yang siap bersaing. Hal ini mencakup pemain yang tersedia, dengan mengesampingkan yang cedera atau tidak diperhitungkan. Bek tengah kiri menjadi salah satu kekhawatiran terbesar Mourinho, terutama dalam menemukan pemain dengan spesifikasi yang sesuai.
Militao menunjukkan progres dalam pemulihannya, namun riwayat cedera membuat situasi ini menjadi kritis. Mengenai Dean Huijsen, penampilannya yang kurang meyakinkan musim lalu mengundang keraguan meski ia menunjukkan potensi bersama Bournemouth. Raul Asencio dianggap sebagai pilihan terakhir dan kepergiannya dapat memaksa Madrid berupaya di bursa transfer.
Akan tetapi, Alessandro Bastoni dari Inter Milan menjadi opsi penting dengan harga ditetapkan sebesar 70 juta euro. Mourinho ingin gelandang yang dapat menyesuaikan dengan tempo tinggi yang diterapkan untuk memastikan Real Madrid tetap kompetitif.
Mourinho harus menghadapi situasi di mana ia perlu memfungsikan kembali beberapa pemain di posisi yang tak biasa, serta membagi waktu bermain kepada mereka yang sebelumnya tidak menjadi andalan. “Prinsip meritokrasi akan menentukan keikutsertaan setiap pemain,” lanjut Mourinho.
Dari perspektif para penggemar sepak bola di Indonesia, terutama yang mengikuti Real Madrid, situasi ini menjadi perhatian. “Kami berharap Mourinho dapat cepat menemukan solusi untuk posisi-posisi yang belum terisi,” ungkap Rizky, seorang penggemar setia Madrid. “Dengan pelatih sekelas Mourinho, kami percaya hasil positif akan segera datang.”





