Enzo Maresca sebut dua bintang Manchester City sebagai calon kapten

Jakarta, Maret.id — Enzo Maresca telah mempersempit kelompok kepemimpinan di Manchester City. Absennya Rodri yang tengah bernegosiasi dengan Barcelona, telah mengguncang suasana di Stadion Etihad.
Pelatih asal Italia itu mengonfirmasi bahwa saat ini hanya dua bintang senior yang dijamin mendapat tempat dalam lingkaran kepemimpinan. Dengan kepergian Bernardo Silva menuju Real Madrid, Maresca mengungkapkan bahwa Ruben Dias dan Erling Haaland adalah dua anggota tersisa yang bersaing untuk mengenakan ban kapten.
“Saat ini ada Ruben dan Erling [hanya mereka berdua], dan saya ingin menunggu sampai akhir bursa transfer lalu memilih dua orang lagi,” kata Maresca kepada wartawan. Ia menekankan bahwa menjadi kapten membawa tanggung jawab yang berat.
“Ruben telah menunjukkan selama waktunya di klub ini seperti apa dia sebagai pemain, dalam hal kepemimpinan. Penting bagi kapten dan pemimpin untuk mengetahui bahwa alasan mereka menjadi kapten adalah karena saya mengharapkan lebih dari mereka,” kata Maresca.
“Justru sebaliknya, kelompok kepemimpinan dan para kapten harus menunjukkan lebih dan memberi lebih daripada yang lain,” tambahnya.
Sedangkan mengenai Erling Haaland, meski ia adalah pemimpin alami dalam tim, Maresca mengakui bahwa kendala logistik bisa menghalangi pemain Norwegia itu mengenakan ban kapten utama. “Kalau Erling jadi kapten, astaga! Kami punya masalah, bisa bayangkan?” kata Maresca dengan nada bercanda.
Keputusan Maresca tampaknya memberikan peluang lebih besar bagi Dias untuk memimpin tim memasuki musim baru. Namun, perhatian terbesar kini tertuju pada Rodri, yang belakangan ini menjadi sorotan karena kabar kepergiannya dari Manchester.
Rodri, yang merupakan kapten juara Piala Dunia, saat ini terlihat makin dekat untuk hengkang dari Manchester City. Laporan menyebutkan bahwa gelandang tersebut mengajukan dispensasi khusus agar tidak perlu kembali ke tempat latihan klub.
Manchester City sendiri telah menolak proposal yang ditingkatkan sekitar €60 juta dari Barcelona. Namun, keinginan Rodri untuk bergabung dengan Spotify Camp Nou semakin kuat. Maresca sebelumnya menegaskan harapannya untuk melihat Rodri kembali pada 14 Agustus.
Dengan kebutuhan akan penambahan anggota kelompok kepemimpinan, Maresca memiliki beberapa calon internal yang patut dipertimbangkan. Nama-nama seperti Marc Guehi, Josko Gvardiol, dan Phil Foden muncul sebagai kandidat potensial, dengan Foden menunjukkan minat untuk mengambil tanggung jawab lebih besar di skuad.
Reaksi dari pencinta sepak bola di Indonesia mengenai situasi ini cukup menarik. Budi Santoso, seorang presenter olahraga, berkomentar, “Sangat penting bagi klub besar seperti Manchester City untuk menjaga stabilitas kepemimpinan, terutama saat menjalani transisi ini. Fans di Indonesia tentunya berharap agar tim bisa segera menemukan sosok kapten yang tepat.”





