Olahraga

Mourinho perbaiki kesalahan masa jabatan di Real Madrid

Jakarta, Maret.id — Jose Mourinho kembali ke Santiago Bernabeu dengan pendekatan yang luar biasa tenang. Tidak ada konferensi pers yang meriah, maupun acara peluncuran resmi untuknya maupun pemain baru Real Madrid.

Dua bulan setelah pengumuman kembalinya Mourinho sebagai pelatih, klub memilih sikap diam. Tidak hanya Mourinho, tetapi juga untuk transfer terbaru seperti Bernardo Silva dan Marc Cucurella, serta empat pemain lainnya yang bergabung dengan Los Blancos.

Menurut Hector Gonzalez dalam program “Carrusel Deportivo”, Real Madrid sama sekali tidak berencana untuk mengadakan acara peluncuran. “Real Madrid akan bermain pada hari Sabtu sebagai tamu melawan Espanyol, sebelum menjamu Sociedad di kandang pada tanggal 26 ini. Di hari tersebut, pendukung di Bernabeu akan menyaksikan keenam pemain baru dan Mourinho untuk pertama kalinya,” kata Gonzalez.

Keputusan untuk tidak mengadakan acara peluncuran dikatakan sebagai permintaan langsung dari Mourinho. “Ia yang sebelumnya dipaksa tampil di media oleh Benfica, kini ingin menjauh dari sorotan,” kata Gonzalez lebih lanjut.

Jurnalis Spanyol, Tomas Roncero, menjelaskan bahwa mungkin Mourinho merasa sudah cukup diperkenalkan kepada klub. “Sebagai tokoh besar, ia memiliki kepribadian istimewa. Dalam konferensi pers bisa jadi ia ditanya banyak hal dan dapat berujung pada komentar yang tajam,” terang Roncero.

Ia menambahkan bahwa keputusan Mourinho untuk berdiam diri sejauh ini mungkin dianggap mengurangi kemunculannya di media. “Namun jika ia mampu mempertahankan sikap ini sepanjang musim, itu tidak akan menjadi masalah bagi Real Madrid,” ulasnya.

Roncero juga menunjukkan bahwa meskipun kesunyian ini mengurangi daya tarik media, itu bisa menjadi cara untuk menghindari kesalahan masa lalu. “Dia tahu mengurangi kemunculannya dapat mencegah terulangnya kesalahan di periode pertama, terutama pada tahun ketiga yang merupakan tahun terburuknya,” jelasnya.

Roncero menekankan bahwa meski Mourinho lebih jarang tampil di media, dirinya tetap sosok yang penuh gairah. “Di balik pintu tertutup, ia tetap disiplin, mempersiapkan pertandingan dengan teliti, dan membuat para pemain bersemangat. Segalanya berjalan seperti biasa dalam ruang ganti, tetapi ia akan lebih jarang muncul di hadapan media,” tutup Roncero.

“Langkah Mourinho ini bisa jadi mencerminkan perkembangan strategi pelatih di sepakbola modern,” kata seorang pengamat sepakbola lokal, Rizki Pratama. “Kita semua berharap keberhasilannya di Madrid dan bagaimana pendekatan baru ini bisa memberikan dampak positif bagi tim.”

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button