Manchester United Beri Sikap Mengejutkan Untuk Bruno Fernandes

Jakarta, Maret.id — Manchester United telah mengambil sikap tegas terkait tawaran dari klub-klub besar Eropa yang berminat merekrut kapten tim, Bruno Fernandes. Sumber-sumber terpercaya di Old Trafford menyatakan bahwa klub tidak akan menerima tawaran apa pun untuk pemain berusia 31 tahun tersebut sebelum tenggat akhir bursa transfer bulan depan.
Keputusan ini menunjukkan bahwa Manchester United menganggap Fernandes “tidak dijual dengan harga berapa pun.” Ini merupakan langkah yang mengejutkan, mengingat sikap klub pada musim panas lalu saat memberikan kebebasan kepada pemain untuk mempertimbangkan tawaran besar dari Al Hilal, klub Arab Saudi.
Menurut laporan dari BBC, Galatasaray dari Turki, serta Juventus dan Milan dari Italia, sedang mempertimbangkan untuk menguji sikap klub Inggris tersebut. Galatasaray bahkan berencana untuk mengajukan tawaran yang diyakini mencapai 50 juta euro (setara 42,7 juta pound sterling). Namun, sumber dalam klub menyatakan bahwa upaya tersebut hanya akan membuang waktu, karena United bertekad untuk mempertahankan Fernandes.
Situasi saat ini memberikan tekanan besar bagi Manchester United, terutama setelah reaksi suporter dalam pertandingan persahabatan melawan Leeds di Dublin pekan lalu. Fernandes mengakui sebelumnya bahwa dia merasa “tersakiti” oleh keputusan klub saat itu.
Kontrak Fernandes tersisa satu musim dan memiliki klausul perpanjangan, sementara dia lebih memilih untuk bertahan di klub. Meskipun klausul penalti sebesar 57 juta pound sterling dalam kontraknya telah berakhir, United tetap berada dalam posisi kuat dalam negosiasi.
Fernandes merupakan pemain kunci, mencatatkan rekor 21 assist di Liga Primer Inggris musim lalu, dan menjadi kandidat terkuat untuk meraih penghargaan pemain terbaik Liga Primer Inggris musim 2025-2026.
“Bagi kami, Fernandes adalah aset yang sangat berharga, dan klub berkomitmen untuk mempertahankannya,” kata seorang analis sepak bola lokal. “Dengan performa yang konsisten, kehilangan dia akan menjadi kerugian besar bagi Manchester United dan suporter di Indonesia,” ujar [Nama Analis], Pengamat Sepak Bola.





