Olahraga

Peran yang dinanti Yamal setelah nasihat Kompany untuk Barcelona

Jakarta, Maret.id — Jesse Bissou cepat mencuri perhatian di Barcelona dengan dua golnya dalam laga uji coba terakhir melawan Basel. Meskipun baru bergabung, performanya menandakan bahwa klub Katalan tersebut telah mengidentifikasi potensi besar dalam diri pemain asal Belgia ini beberapa bulan sebelumnya.

Bissou, yang lahir di Leuven pada tahun 2008, mencetak dua gol pertamanya untuk Barcelona di laga tersebut, meningkatkan ekspektasi terhadap kariernya. Tindakan Barcelona untuk mendatangkan Bissou menunjukkan komitmen mereka dalam investasi jangka panjang pada bakat muda.

Beberapa bulan sebelumnya, Joao Amaral, asisten pencari bakat Barcelona, bertemu dengan Dave Rigo, direktur olahraga Club Brugge saat itu. Rigo mengungkapkan bahwa beberapa klub lain turut menunjukkan ketertarikan pada Bissou, tetapi Barcelona paling bertekad untuk merekrutnya karena melihat bakat yang mengingatkan mereka pada pemain sayap ikonik dari akademi Ajax.

Amaral terus memantau perkembangan Bissou. Meskipun pada semifinal Liga Champions Eropa untuk kaum muda melawan Benfica dia tidak banyak berkontribusi karena cedera, hal tersebut tidak mempengaruhi keputusan Barcelona untuk menyelesaikan kesepakatan senilai 8 juta euro.

“Dia memiliki kepribadian yang tenang dan rasa percaya diri tinggi tanpa kesombongan.” kata Rigo, menilai sikap Bissou yang ramah menjadikannya sosok yang disukai di dalam ruang ganti. Rigo juga memprediksi bahwa Bissou, kini berusia 18 tahun, mungkin akan memiliki hubungan baik dengan Lamine Yamal, yang akan berperan sebagai “kakak” bagi Bissou, mengingat keduanya berasal dari generasi yang sama, yang ia sebut “generasi TikTok”.

Rigo menambahkan bahwa Bissou memiliki bakat luar biasa dengan “X Factor”, serta karisma yang akan membantunya beradaptasi dengan budaya Barcelona. Meski persaingan di tim sangat ketat dengan kehadiran bintang seperti Raphinha dan Anthony Gordon, Rigo percaya Barcelona ingin memantau perkembangan Bissou sepanjang tahun ini tanpa mempertimbangkan pinjaman.

“Saya menyarankan dia untuk tidak terbawa suasana. Jangan percaya pada kehebohan dan jangan percaya pada drama,” kata Rigo, mengutip nasihat dari pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany. Rigo juga memuji kemampuan Bissou dalam memadukan kecepatan dengan permainan tim.

“Gol indahnya setelah umpan Dani Olmo bukanlah kejutan bagi saya,” imbuh Rigo. Sekarang, perhatian beralih kepada bagaimana pelatih Hansi Flick akan memanfaatkan bakat Bissou dalam skuat Barcelona.

Reaksi dari komunitas sepak bola Indonesia juga cukup menarik. “Dengan potensi yang dimiliki Bissou, saya yakin dia bisa menjadi bintang besar di Barcelona dan membawa angin segar bagi klub ini,” kata Piyu, seorang presenter olahraga lokal.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button