Olahraga

Serangan Madrid terhadap Rodri usai penolakan Real Madrid

Jakarta, Maret.id — Keputusan Rodri untuk bergabung dengan Barcelona menggundang respon keras dari penggemar Real Madrid. Gelandang asal Spanyol ini memilih proyek yang ditawarkan oleh klub Catalan, menolak tawaran dari klub Iberia tersebut.

Jurnalis Tomas Roncero, yang dikenal sebagai pendukung setia Real Madrid, mengungkapkan kekecewaannya lewat surat kabar “As”. Ia menunjukkan rasa penyesalan mendalam karena Rodri tidak memilih bergabung dengan tim kerajaan tersebut.

Roncero menyoroti pentingnya Rodri, menganggapnya sebagai ikon dalam sepak bola Spanyol. “Ada pemain terbaik di timnas, pemain terbaik di Piala Dunia, Rodri milik kami. Aku yang mengatakannya, Rodri milik kami. Aku akan selalu mencintainya.” kata Roncero.

Ia kemudian menyatakan bahwa Real Madrid telah mencapai kesepakatan finansial dengan Rodri untuk merampungkan transfer. “Real Madrid melakukan segalanya dengan sempurna, mengajukan tawaran yang tak bisa ditolak, dengan kontrak yang sangat besar,” jelasnya.

Roncero percaya bahwa keputusan Rodri berubah setelah mendapat kontak dari manajemen Barcelona. “Deco menelepon, lalu Laporta, dan Flick, dan Guardiola… bagaimana kau bisa pergi ke Real Madrid, Rodri?” ujarnya.

Meski merasa keputusan Rodri dipengaruhi oleh emosinya sendiri, Roncero mengekspresikan kesedihan atas peluang yang hilang. “Ia menyia-nyiakan surga, kawan. Bermain di Real Madrid itu surga.” tambahnya.

Ia berkomentar tentang perbedaan tekanan antara kedua klub, mengklaim bahwa Barcelona tidak memiliki tekanan yang sama. “Di Barcelona tidak ada tekanan. Sudah 11 tahun berlalu tanpa bahkan bermain di final Liga Champions,” ungkap Roncero.

Sebaliknya, ia menekankan prestasi Eropa Real Madrid dengan nada sarkastis. “Di Real Madrid, trofi-trofi Eropa hampir berjatuhan dari kantong kami.”

Roncero juga mengkritisi kondisi yang akan dijalani Rodri di Barcelona. “Kau akan bermain di Montjuic, di stadion yang sepenuhnya terbuka, dengan dingin yang mematikan saat musim dingin.” katanya.

Meskipun demikian, Roncero mengakui potensi Rodri meraih kesuksesan di tingkat domestik. Namun, ia meragukan peluang sukses Eropa. “Di sana kau tidak akan memenangkan Liga Champions kedua.” ujarnya.

Terlepas dari kekecewaannya, Roncero tetap menghormati Rodri dan hubungan susunannya dengan timnas Spanyol. “Aku akan terus mengenakan jersey nomor 16 milikmu dengan dua bintang di jersey Spanyol.” tambahnya.

Di akhir komentarnya, ia menyampaikan harapan terbaik untuk Rodri. “Rodri, aku doakan yang terbaik untukmu. Kau lebih mencintai Barcelona, dan perasaan seseorang harus dihormati.” serunya, sembari mengingatkan bahwa kegagalan meraih Liga Champions bukanlah hal baru bagi Barcelona.

Salah satu komentator olahraga Indonesia, Erwin sukses, juga memberikan pandangannya. “Keputusan Rodri menandakan ketidakstabilan di Barcelona, semoga ini bisa merefleksikan bagaimana pemain bisa memilih proyek yang lebih menjanjikan.” ujar Erwin.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button