Nasional

Fathimah BEM UI Menangis Prihatin Kondisi Rakyat Terkekang

Jakarta, Maret.id — Wakil Ketua BEM UI, Fathimah Azzahra, menyampaikan bahwa masih banyak masyarakat yang mempertanyakan makna kemerdekaan. Hal ini disebabkan oleh kondisi kehidupan yang dinilai belum mencerminkan rasa keadilan dan kelayakan.

Fathimah menyampaikan orasi emosional di depan Gedung UOB, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi bangsa. Ia menjelaskan bahwa keadaan ini membuat sebagian masyarakat merasa seolah-olah mengalami penjajahan oleh pemerintahan sendiri. “Sehingga wajar ketika rakyat mengatakan bahwa mereka merasa dijajah oleh pemerintahan sendiri,” tegas Fathimah di Bundaran HI pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Ia menegaskan bahwa kemerdekaan tidak bisa diukur hanya dari kekayaan atau tingkat kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, setiap orang ingin hidup layak dan diperlakukan secara manusiawi. “Mereka sebenarnya ingin hidup layak sebagai manusia yang dimanusiakan, yang bisa berkehidupan dengan adil,” kata Fathimah.

Rasa ketidakadilan semakin terasa ketika masyarakat yang bekerja keras untuk bertahan hidup melihat pihak lain yang mengambil keuntungan dari sesuatu yang seharusnya menjadi hak mereka. “Ketika mereka sedang susah payah untuk bertahan hidup, tapi malah melihat orang-orang lain bisa mengambil keuntungan dari hal-hal yang seharusnya itu menjadi hak mereka. Itu kan suatu hal yang sangat menyakitkan,” jelasnya.

Fathimah menilai kondisi tersebut memiliki kemiripan dengan situasi penjajahan. Ia berpendapat bahwa masyarakat bekerja keras, tetapi hasil yang diterima tidak sebanding dengan usaha yang dilakukan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button