Himapolindo: Kemerdekaan Bukan Sekadar Retorika Politik

Jakarta, Maret.id — Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik Indonesia (Himapolindo) menyerukan penguatan persatuan nasional. Mereka menolak segala bentuk aksi anarkisme yang berpotensi memecah belah bangsa, terutama saat memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Seruan ini disampaikan Himapolindo yang mewakili mahasiswa dari 42 kampus di seluruh Indonesia. Mereka menilai momentum kemerdekaan harus menjadi ruang refleksi dan konsolidasi kebangsaan di tengah dinamika sosial-politik yang semakin kompleks.
Koordinator Pusat Himapolindo, Rosyad Fauzi dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), mengatakan kemerdekaan harus dimaknai dengan kerja nyata. “Pekerjaan rumah kita saat ini yaitu mengisi kemerdekaan dengan sesuatu yang nyata, tidak hanya sekadar retorika,” tegasnya.
Rosyad menekankan bahwa mahasiswa mempunyai tanggung jawab menjaga demokrasi tetap sehat. “Kemerdekaan ini diraih dengan persatuan, maka menjaga dan merawatnya adalah tanggung jawab mutlak kita bersama,” imbuhnya.
Himapolindo juga menyoroti pentingnya penyampaian aspirasi secara tertib dan konstitusional. Mahasiswa didorong agar tetap kritis terhadap kebijakan pemerintah, tanpa merugikan masyarakat.
Aji Gilang Santoso dari UPN Veteran Jakarta menegaskan penolakan Himapolindo terhadap anarkisme di ruang publik. “Himapolindo bersama gerakan mahasiswa lainnya menilai semua hal yang berpotensi merusak masyarakat harus dicegah,” ujar Aji.
Sementara itu, Saldi dari UIN Alauddin Makassar mengingatkan agar kritik terhadap pemerintah disampaikan berdasarkan data dan melalui jalur yang sah. Ia menekankan pentingnya pemuda dan masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu yang dapat memecah persatuan.
“Demonstrasi atau aksi turun ke jalan harus tetap mengedepankan etika, ketertiban, dan menjauhi tindakan kekerasan,” imbuh Saldi.
Dia juga menyatakan peran mahasiswa sebagai agent of change dan social control harus seiring dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan berdaulat. “Kami berharap peran mahasiswa dapat bersinergi bersama pemerintah demi Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya.





