Garcia jadi penonton saat Hamza tuntut haknya dari Barcelona

Jakarta, Maret.id — Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menurunkan susunan pemain inti yang kuat pada edisi ke-61 Piala Joan Gamper menghadapi Al Ahly Mesir, Rabu (30/08/2023). Ini dilakukan menjelang awal Liga Spanyol bagi tim Blaugrana.
Di sisi lain, surat kabar Katalan “Sport” menyoroti keputusan Flick yang terus mengandalkan Xavi Espart sebagai pemain kunci. Hamza Abdelkarim juga diandalkan sebagai starter menghadapi mantan timnya, Al Ahly.
“Menariknya, Barcelona memulai laga dengan tiga pemain berkaki kiri di lini serang,” kata surat kabar tersebut.
Barcelona meraih kemenangan 2-1 atas Al Ahly. Meskipun selisih golnya tipis, tim Katalan tersebut meninggalkan kesan positif, menurut “Sport”.
Berikut penilaian surat kabar terhadap para pemain inti Barcelona dalam pertandingan tersebut:
Joan Garcia (6) tidak banyak diuji sebagai kiper. Ia hanya perlu menghalau satu bola yang mudah.
Eric Garcia (6) memulai laga di posisi bek sayap. Meskipun tidak tampil luar biasa, ia menjalankan tugasnya dengan baik.
Jules Koundé (7) kembali ke posisi bek tengah dan menunjukkan performa yang tenang. Ia tidak menghadapi banyak ancaman, tetapi tampil solid.
Gerard Martín (6) menjaga posisi bek tengah kiri dengan baik. Ia tampil waspada dan tidak melakukan kesalahan, memberi rasa aman bagi timnya.
Alejandro Balde (7) sering membantu serangan dari posisi bek sayap kiri. Umpan indahnya kepada Hamza Abdelkarim berkontribusi pada gol keunggulan.
Marc Bernal (7) menunjukkan performa yang baik di lini tengah. Ia tampil bersemangat meski bersaing dengan Rodri untuk posisi inti.
Xavi Espart (8) tampil gemilang sebagai starter di lini tengah. Ia bermain cepat dan agresif, serta hampir mencetak gol berkat penampilannya yang luar biasa.
Fermín López (7) menjadi salah satu pemain paling menonjol. Ia menciptakan peluang emas dan memberikan sumbangsih bertahan yang baik.
Lamine Yamal (6) masih berusaha menemukan performa terbaiknya. Ia melakukan beberapa kesalahan pengoper, namun menunjukkan kilasan bakatnya.
Hamza Abdelkarim (7) mencetak gol pertama Barcelona setelah pergerakan menyerang yang bagus. Ia menunjukkan keinginan kuat meski sempat terjebak offside.
Raphinha (8) kembali ke posisi sayap kiri dengan performa yang baik. Ia nyaris mencetak gol dan sukses mengeksekusi tendangan penalti.
Menyikapi laga ini, komentator olahraga Indonesia, Guntur Soekarno, mengungkapkan, “Barcelona menunjukkan potensi yang luar biasa, terutama dari performa Xavi dan Raphinha. Ini menjadi sinyal positif menjelang kompetisi resmi.”





