Manchester City umumkan penjualan termahal kedua klub musim lalu

Jakarta, Maret.id — Manchester City telah resmi menjual Tijjani Reijnders ke Al-Qadsiah FC di Arab Saudi. Pengumuman ini disampaikan oleh kedua klub pada Rabu sore.
Biaya transfer yang dilaporkan mencapai 61 juta euro. Dengan ini, Reijnders menjadi penjualan termahal kedua dalam sejarah Manchester City, setelah Julian Alvarez yang pindah ke Atletico Madrid pada 2024 dengan nilai 75 juta euro.
Reijnders baru bergabung dengan City pada 2025 dari AC Milan seharga 55 juta euro. Walaupun memulai musim dengan baik, gelandang berusia 28 tahun itu sering kali hanya menjadi pemain cadangan di fase akhir musim. Ia mencatatkan 50 penampilan, dengan tujuh gol dan delapan assist.
“Merupakan sebuah kehormatan luar biasa bisa bermain untuk Manchester City. Saya menikmati setiap menit waktu saya di sini. Semua orang di klub ini, para pemain, pelatih, dan staf, menyambut saya dengan hangat,” kata Reijnders dalam perpisahannya. “Manchester City akan selalu memiliki tempat istimewa di hati saya,” ujar Reijnders.
Di Al-Qadsiah, Reijnders dilaporkan akan menerima 20 juta euro per tahun. Kontraknya akan berlaku hingga 2030, sehingga total pendapatannya bisa mencapai 80 juta euro. Ia akan bergabung dengan rekan-rekan barunya seperti Mateo Retegui, Julian Weigl, dan Koen Casteels, di bawah arahan pelatih Brendan Rodgers.
Manchester City melakukan perombakan besar menjelang musim ini, seiring dengan pergantian pelatih dari Pep Guardiola ke Enzo Maresca. Sebelum kepergian Reijnders, sejumlah pemain senior seperti Rodri, Manuel Akanji, Nathan Ake, Bernardo Silva, dan John Stones juga sudah meninggalkan klub.
Sejauh ini, City cenderung menahan diri dalam melakukan perekrutan pemain baru. Selain transfer besar Elliot Anderson senilai 135 juta euro dari Nottingham Forest, klub juga mendatangkan dua pemain muda berbakat, Mathys Detourbet dan Jeremy Monga, serta kiper pelapis, Geronimo Rilli.
Menanggapi kepindahan Reijnders, seorang penggemar sepak bola Indonesia, Andika, menyatakan, “Kami berharap Reijnders bisa sukses di Al-Qadsiah dan semoga bisa membawa kejayaan bagi klub di Arab Saudi. Kepergiannya memberikan dampak besar bagi City, dan kami tentu akan memantau perjalanannya.”





