Libur Panjang: Lonjakan Drastis Volume Kendaraan di Tiga Ruas Tol Nusantara!

Jakarta, Maret.id — PT Jasa Marga (Persero) Tbk melaporkan lonjakan signifikan dalam volume kendaraan di tiga ruas Tol Regional Nusantara selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus pada periode 13-16 Mei 2026. Total terdapat 358.611 kendaraan yang melintas, meningkat 10,97 persen dibandingkan dengan volume lalu lintas normal yang hanya tercatat sebanyak 323.180 kendaraan.
Peningkatan Volume Kendaraan
Senior General Manager Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division, Tyas Pramoda Wardhani, mengumumkan angka tersebut dalam keterangan pers yang dirilis pada Minggu (17/5/2026). Peningkatan jumlah kendaraan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama masa liburan.
“Jasa Marga memastikan seluruh sarana dan prasarana operasional berfungsi optimal. Kami berkomitmen untuk mendukung kelancaran transaksi dan kenyamanan pengguna jalan selama libur panjang,” kata Tyas.
Detil Ruas Tol yang Terkena Dampak
Volume kendaraan tidak merata di semua ruas tol. Di ruas Tol Balikpapan-Samarinda, tercatat 45.083 kendaraan, meningkat 7,3 persen dari kondisi normal. Sedangkan di ruas Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa, jumlah kendaraan mencapai 240.512, naik 6,71 persen dibandingkan volume normal yang tercatat sebanyak 225.398 kendaraan.
Sementara di ruas Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Segmen Kartasura-Prambanan, volume kendaraan mengalami lonjakan dramatis. Tercatat 73.016 kendaraan melintas, meningkat 30,94 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal yang hanya 55.765 kendaraan.
Rute Menuju dan Keluar dari Yogyakarta
Lebih rinci, sebanyak 42.824 kendaraan menuju Yogyakarta melalui Gerbang Tol Prambanan, mencatatkan peningkatan luar biasa sebesar 48,01 persen dibandingkan kondisi normal. Sementara itu, kendaraan yang meninggalkan Yogyakarta juga menunjukkan angka signifikan dengan 36.443 kendaraan tercatat, meningkat 35,84 persen.
Upaya untuk Kelancaran Lalu Lintas
Sebagai langkah tambahan, Jasa Marga menyatakan akan terus berupaya menjaga kelancaran lalu lintas dan meningkatkan pelayanan, khususnya selama periode liburan. Hal ini bertujuan untuk memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang bepergian.
Lonjakan volume kendaraan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat untuk bepergian, terutama selama liburan panjang. Dengan adanya sarana tol yang memadai, diharapkan mobilitas masyarakat dapat berjalan lancar, tanpa hambatan yang berarti.
