Maruarar Sirait Sumbang Rp5 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Jakarta, Maret.id — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengumumkan sumbangan pribadi sebesar Rp5 miliar. Bantuan ini ditujukan untuk rekonstruksi rumah bagi warga yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Maruarar menjelaskan, donasi ini merupakan bagian dari gerakan gotong royong untuk membantu masyarakat NTT. “Saya juga akan mulai melakukan donasi dari saya Rp5 miliar pribadi untuk bisa melakukan gotong royong untuk perumahan di NTT,” kata Maruarar, Jumat, 21 Agustus 2026.
Ia menuturkan, penggalangan dana ini dilakukan dengan semangat gotong royong yang merupakan bagian dari kultur dan budaya masyarakat Indonesia. “Ya kami juga akan menggalang gotong royong ya, dari yang kita sebut kebudayaan dan kultur bangsa kita yang luhur yaitu gotong royong,” ujar Maruarar.
Maruarar juga telah meminta izin kepada DPR RI untuk menginisiasi gerakan ini. Bantuan yang dikumpulkan nantinya akan difokuskan pada penyediaan perumahan bagi masyarakat NTT yang terkena dampak gempa.
Ia menekankan pentingnya bantuan ini, mengingat NTT masih berpotensi menghadapi gempa susulan. “Apalagi tadi kita lihat dari yang disampaikan betapa masih seringnya gempa terjadi,” tutur Maruarar.
Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan penambahan korban meninggal akibat gempa di NTT. Saat ini, BNPB menginformasikan jumlah korban telah mencapai 75 jiwa. “Hingga pukul 16.00 WIB pada hari ini, 20 Agustus 2026, kami tetap menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas jatuhnya korban gempa bumi ini,” ucap Berton Suar Pelita Panjaitan, Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan di BNPB, dalam konferensi pers yang disiarkan di YouTube BNPB.





