Olahraga

Maybank Marathon Sustainability Day 2026 Ajak Komunitas Kolaborasi untuk Masa Depan Berkelanjutan

Jakarta, Maret.id — PT Bank Maybank Indonesia Tbk kembali menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan melalui penyelenggaraan Maybank Marathon Sustainability Day 2026 yang berlangsung selama dua hari di Bali.

Kegiatan ini mengintegrasikan olahraga, pemberdayaan masyarakat, pelestarian budaya, dan aksi lingkungan sebagai bagian dari perjalanan Maybank Marathon menuju maraton netral karbon pada tahun 2030.

Agenda utama Sustainability Day 2026 diadakan di Sustainability Pavilion, Bali United Training Center di Gianyar, Bali, menjelang perlombaan Maybank Marathon 2026 in Partnership with Visa.

Sejak pelaksanaannya yang pertama pada 2012, Maybank Marathon telah berkembang dari sekadar kompetisi lari menjadi pergelaran berlabel elite oleh World Athletics. Ajang ini kini berfungsi sebagai platform kolaborasi untuk masyarakat dan komunitas dalam mendorong berbagai tindakan keberlanjutan.

Salah satu acara kunci pada Sustainability Day 2026 adalah perayaan satu dekade Maybank Women Eco-Weavers (MWEW). Program ini diselenggarakan melalui seremoni penghargaan, diskusi panel, lokakarya tenun, dan sesi Inspirasi bertajuk “Impact Society Positively through Partnership.”

Diskusi tersebut menghadirkan Visa sebagai sponsor utama Maybank Marathon 2026 serta BMW Group sebagai Mitra Mobilitas Berkelanjutan. Acara dimoderatori oleh Group Chief Sustainability Officer Maybank, Datuk Shahril Azuar Jimin.

Steffano Ridwan, Presiden Direktur Maybank Indonesia, menggarisbawahi pentingnya kolaborasi dalam menciptakan dampak keberlanjutan yang lebih luas. “Selaras dengan pilar strategis ROAR30 Maybank, Impacting Society Positively, kami yakin bahwa dampak berkelanjutan memerlukan kolaborasi yang menyatukan berbagai kekuatan untuk mencapai tujuan bersama,” ujar Steffano, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Ia menambahkan bahwa semangat kolaborasi itu terwujud dalam gerakan Jejak Hijau selama Maybank Marathon. Program ini merupakan bagian dari aspirasi Maybank menuju maraton netral karbon pada 2030.

“Bersama mitra kami, kami ingin memperluas dampak Maybank Marathon yang tercipta tidak hanya pada lintasan lomba, tetapi juga menciptakan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, lingkungan, dan generasi mendatang,” katanya.

Komitmen sosial dalam Sustainability Day juga terlihat dari perjalanan satu dekade MWEW. Program unggulan Maybank Foundation ini fokus pada pelestarian warisan tekstil tenun ASEAN dan pemberdayaan ekonomi perempuan melalui inklusi keuangan serta mata pencaharian berkelanjutan.

Diluncurkan di Lombok pada 2016, MWEW telah berkembang menjadi jaringan regional yang menghubungkan perempuan penenun, petani serat alami, mitra program, dan masyarakat di lima negara ASEAN: Indonesia, Malaysia, Kamboja, Laos, dan Filipina.

Ekosistem yang terbentuk mencakup berbagai tahapan, mulai dari budidaya serat alami dan serikultur, proses pewarnaan alami, menenun, hingga inovasi produk dan akses pasar.

Datuk Shahril Azuar Jimin menyatakan bahwa perjalanan MWEW menunjukkan bahwa pelestarian budaya bisa berjalan seiring dengan pemberdayaan ekonomi.

“Saya sangat mengapresiasi langkah Maybank dalam menggabungkan aspek keberlanjutan dengan acara seperti marathon ini,” kata Budi Setiawan, seorang penggemar olahraga asal Jakarta. “Semoga inisiatif ini bisa menjadi contoh bagi lebih banyak perusahaan di Indonesia.”

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button