Di Maria ungkap ketidakpastian masa depannya usai Rosario Central tersingkir

Jakarta, Maret.id — Angel Di Maria mengungkapkan bahwa ia sedang merenungkan masa depan kariernya setelah Rosario Central tersingkir dari Copa Libertadores oleh Corinthians. Mantan bintang Real Madrid tersebut kembali ke klub masa kecilnya dengan harapan meraih kejayaan di level internasional.
Rosario Central mengalami kekalahan pahit 1-0 pada leg kedua babak 16 besar Copa Libertadores, yang mengakhiri impian mereka di kompetisi ini. Gol dari Breno Bidon pada menit ke-80 memastikan agregat 1-0 bagi raksasa Brasil itu, membawa mereka ke perempat final.
Di Maria mengakui bahwa hasil pertandingan ini sangat mengecewakan. “Ini momen yang sulit karena mimpi saya berbeda, keinginan saya adalah bisa terus berlanjut. Kami seharusnya mencetak satu atau dua gol, tetapi kami tidak memanfaatkan peluang kami,” kata Di Maria. Dia menambahkan bahwa ia perlu waktu untuk merenungkan langkah selanjutnya.
Pernyataan Di Maria tersebut menunjukkan bahwa ia berada di persimpangan penting dalam kariernya setelah berkiprah cemerlang di Eropa bersama klub-klub besar seperti Benfica, Real Madrid, Manchester United, Paris Saint-Germain, dan Juventus. Dikenal sebagai El Fideo, dia juga menorehkan prestasi di panggung internasional, termasuk mencetak gol di final Copa America dan Piala Dunia 2022.
Kepulangan Di Maria ke Rosario Central semula diharapkan menjadi akhir yang manis bagi kariernya. Namun, kekalahan di Copa Libertadores ini membuat potensi pensiun mulai dipertimbangkan. Tim asal Argentina ini kini harus fokus kembali ke kompetisi domestik untuk memulihkan semangat skuad setelah patah hati di panggung internasional.
Di Maria berencana untuk berkonsultasi dengan keluarganya dan manajemen klub sebelum mengambil keputusan mengenai masa depannya. Meskipun kontrak pemain berusia 38 tahun ini masih berlaku hingga Juni 2027, bagaimana ia mengatasi kekecewaan ini akan berdampak besar pada musim Rosario Central.
Salah satu penggemar sepak bola lokal, Andi, memberikan pendapatnya mengenai situasi ini. “Kami berharap Di Maria tetap bermain dan membantu tim, karena dia adalah sosok inspiratif bagi banyak pemain muda di Indonesia,” ungkap Andi.





