Tragedi di Portugal Quevin Castro 25 tahun meninggal di lapangan

Jakarta, Maret.id — Tragedi menyelimuti dunia sepak bola Portugal setelah Quevin Castro, pemain berusia 25 tahun yang membela Real SC di divisi keempat, meninggal dunia. Insiden fatal ini terjadi saat laga persahabatan melawan Estrela da Amadora di Estadio das Seixas, Malveira, hanya 10 menit setelah pertandingan dimulai.
Castro tiba-tiba roboh di lapangan, memicu reaksi cepat dari tim medis kedua klub yang segera berusaha memberikan pertolongan. Meskipun defibrilator digunakan, upaya resusitasi tidak berhasil dan Castro dinyatakan meninggal dunia setelah dibawa ke rumah sakit.
West Bromwich Albion, klub yang pernah dibela Castro di Inggris, mengungkapkan rasa duka cita yang mendalam. Mereka menyatakan “hancur” akibat kepergian Castro yang terlalu cepat dan akan mengadakan penghormatan dengan tepuk tangan pada menit ke-25 dalam pertandingan melawan Burnley mendatang, di mana para pemain juga akan mengenakan ban hitam sebagai tanda penghormatan.
Dalam pandangan lokal, banyak penggemar sepak bola di Indonesia merasa kehilangan. Sebuah pernyataan dari pengamat sepak bola Tanah Air turut menyampaikan, “Kehilangan pemain sekelas Castro menggugah rasa empati kami, semoga ini menjadi pengingat bagi semua pihak tentang pentingnya kesehatan di lapangan.” kata [Nama Pengamat], Pengamat Sepak Bola.





