BULOG Serap Hasil Panen Raya Jagung Kuartal II: Swasembada Pangan RI Makin Kuat Berkat Sinergi Polri!

Jakarta, Maret.id — Perum BULOG terus memperkuat perannya dalam mendukung swasembada pangan nasional secara berkelanjutan, dengan melakukan penyerapan hasil panen raya jagung yang dilaksanakan pada kuartal kedua tahun ini di Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan keberlanjutan pasokan pangan di Indonesia.
Sinergi dengan Polri
Kegiatan ini diinisiasi oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia dan dihadiri jajaran Polda dan Polres dari seluruh Indonesia bersama pemerintah daerah setempat. Melalui kerja sama ini, BULOG berperan sebagai offtaker strategis dalam ekosistem jagung nasional, menyerap jagung pipil kering dari hasil panen petani. Harga yang dijamin mencapai Rp6.400 per kilogram di gudang BULOG, memberikan kepastian bagi para petani.
Dalam sambutannya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengapresiasi kontribusi Polri dalam mendukung ketahanan pangan, terutama komoditas jagung. Ia menekankan pentingnya peranan petani sebagai pilar utama dalam membangun kedaulatan pangan nasional dan mengingat kembali pengalaman berinteraksi dengan masyarakat petani saat memimpin Himpunan Kerukunan Tani Indonesia.
Mendukung Keseimbangan Harga
Langkah ini dianggap sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjaga keseimbangan harga di tingkat produsen dan memastikan hasil produksi petani dapat masuki rantai pasok pangan nasional secara lebih terstruktur. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo mengungkapkan keinginannya untuk memperkuat hubungan antara Pemerintah dan petani.
Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto dan sejumlah menteri kabinet, termasuk Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, turut hadir dalam kegiatan ini. Kehadiran mereka menunjukkan kolaborasi antara instansi pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Peningkatan Kapasitas Penyimpanan
Direktur Utama Perum BULOG menyatakan bahwa BULOG menargetkan untuk menyerap 200 ton jagung dari kegiatan di Tuban ini, dengan total penyerapan jagung yang hampir mencapai 200.000 ton di seluruh Indonesia. BULOG telah menyiapkan infrastruktur penyimpanan yang cukup, dengan total kapasitas hampir 350.000 ton untuk menyokong penyerapan jagung nasional.
Selain itu, pembangunan gudang ketahanan pangan oleh Polri akan disinergikan untuk menambah kapasitas penyimpanan hasil serapan jagung. Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Jagung juga disiapkan untuk menjaga keterjangkauan harga jagung pakan bagi peternak, langsung mendukung keberlangsungan usaha peternakan.
Sinergi antara BULOG dan Polri dalam penyerapan hasil panen jagung menjanjikan langkah konkret untuk memperkuat ekosistem pangan nasional. Di satu sisi, petani memperoleh kepastian penyerapan dengan harga wajar, sementara di sisi lain, peternak mendapatkan akses yang lebih baik terhadap pasokan jagung pakan. Langkah ini diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan di Indonesia serta mewujudkan swasembada pangan yang lebih berkelanjutan.





