Suporter Brighton 72 tahun meninggal usai laga lawan Aston Villa

Jakarta, Maret.id — Brighton & Hove Albion hari ini mengkonfirmasi kehilangan seorang suporter berusia 72 tahun yang meninggal setelah mengalami sakit mendadak pasca kemenangan timnya atas Aston Villa pada hari Minggu. Insiden terjadi ketika pria tersebut hendak memasuki bus pendukung, memberi nuansa duka pada akhir pekan pembuka musim Premier League di Stadion Amex.
Brighton merilis pernyataan resmi mengungkapkan bahwa suporter tersebut kolaps di area parkir bus setelah pertandingan yang berakhir dengan skor 4-0 bagi Brighton. Tim medis segera hadir di lokasi untuk memberikan bantuan. Namun, sayangnya, mereka tidak berhasil menyelamatkan nyawa pria tersebut.
“Pernyataan tim medis dan layanan darurat menyebutkan, ‘Setelah pertandingan hari ini melawan Aston Villa, dengan sedih kami sampaikan bahwa seorang suporter Brighton & Hove Albion pria berusia 72 tahun meninggal dunia setelah laga. Ia jatuh sakit saat meninggalkan stadion.’ Meskipun telah dilakukan upaya terbaik oleh layanan darurat dan staf klub, nyawanya tak dapat diselamatkan,” kata pernyataan klub.
Paul Barber, CEO dan wakil ketua Brighton, mengungkapkan rasa duka mendalamnya. Ia menyoroti betapa tragisnya insiden yang terjadi secara mendadak setelah hari yang seharusnya menyenangkan bagi para suporter. “Perjalanan pulang yang seharusnya biasa dan menyenangkan berakhir dalam keadaan yang memilukan. Kami semua terkejut dan berduka atas kehilangan salah satu suporter kami,” ujar Barber.
Komunitas sepak bola dan para suporter lainnya juga turut berbelasungkawa, menyampaikan simpati mereka melalui berbagai saluran media sosial kepada keluarga suporter yang meninggal. Saat ini, Brighton harus menghadapi dampak emosional dari tragedi ini di tengah jadwal padat yang menanti.
Klub belum memberikan konfirmasi mengenai penghormatan resmi yang mungkin dilakukan menjelang laga kandang berikutnya. Brighton akan menjamu Tromso dalam play-off UEFA Conference League pada Kamis, sebelum berlanjut ke pertandingan Premier League melawan Chelsea di Stamford Bridge pada hari Minggu.
Sebagai reaksi dari kalangan penggemar sepak bola lokal, seorang presenter olahraga Indonesia mengatakan, “Ini adalah momen yang sangat menyentuh. Penting bagi kita semua untuk menghargai setiap suporter yang meninggal dunia dan memberi penghormatan layak kepada mereka.” Ujar [Nama Presenter], Presenter Olahraga Indonesia.





