Politik

Neng Farah: Politik Harus Aktif dan Partisipatif untuk Perubahan

Jakarta, Maret.id — Kemerdekaan bukan sekadar dirayakan dengan meriah. Esensinya harus terasa di setiap meja makan keluarga Indonesia.

Pesan tersebut disampaikan oleh Farah Puteri Nahlia, Anggota DPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN). Pernyataan ini keluar saat ia menyelenggarakan acara PANggung Rakyat Merdeka dan PANsar Murah di Subang, Jawa Barat.

Farah menegaskan bahwa inti dari kegiatan ini bukan hanya soal kemeriahan. “Partai politik harus tetap memiliki kaki yang berpijak di tengah masyarakat,” ujar Farah.

Menurutnya, keberadaan partai harus dirasakan secara konkret oleh rakyat. “Politik jangan hanya hadir ketika rakyat memilih,” tegasnya.

Melalui program PANsar Murah, Farah menyediakan 500 paket kebutuhan pokok. Setiap paket berisi dua liter minyak goreng dan dua kilogram beras yang bisa ditebus masyarakat dengan Rp5.000, meskipun nilai pasarnya sekitar Rp75.000.

Farah menjelaskan bahwa langkah sederhana ini menunjukkan betapa politik bisa terhubung dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. “Politik yang saya jalankan selama lebih dari tujuh tahun adalah politik yang datang, mendengar, bekerja, lalu kembali lagi,” lanjutnya.

Di samping itu, masyarakat juga menikmati berbagai permainan rakyat secara gratis dalam acara PANggung Rakyat Merdeka. Hadiah seperti televisi, sepeda, dispenser, kompor, kipas angin, rice cooker, dan setrika disiapkan sebagai doorprize.

Farah menggarisbawahi pentingnya momen ini untuk mempererat hubungan sosial di masyarakat. “Peringatan kemerdekaan adalah waktu untuk mengingat kembali tujuan politik, yaitu memperjuangkan kehidupan masyarakat menjadi lebih baik,” tuturnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button