David Moyes kritik pertanyaan jurnalis soal ambisi Everton di Carabao Cup

Jakarta, Maret.id — Manajer Everton, David Moyes, dengan tegas menjawab seorang reporter dalam konferensi pers, menyebut pertanyaan mengenai keinginannya untuk memenangi kompetisi piala domestik musim ini sebagai “sangat bodoh”. Moyes menunjukkan frustrasinya dengan menegaskan bahwa meskipun meraih trofi penting, bertahan di Premier League adalah prioritas yang lebih utama.
Ketidakpuasan Moyes terlihat saat ia menjawab pertanyaan mengenai pentingnya turnamen piala. “Saya pikir itu adalah pertanyaan yang diajukan setiap jurnalis kepada setiap manajer,” kata Moyes. “Apakah Anda pikir tidak ada satu pun manajer yang ingin memenangkan piala? Tentu saja kami semua ingin memenangkan piala… jadi jawabannya adalah ya, piala sangat penting,” kata Moyes.
Moyes menegaskan bahwa pertanyaan-pertanyaan seperti itu tidak membantu mengatasi tekanan yang dihadapi Everton, yang telah lama tidak meraih trofi besar sejak Piala FA 1995. Frustrasi yang dirasakannya terakumulasi dari kenyataan bahwa klub mengalami paceklik trofi yang berkepanjangan selama 31 tahun.
Diskusi semakin memanas ketika Moyes mengajukan pertanyaan kepada reporter tersebut, “Apakah memenangi piala lebih penting daripada bertahan di Premier League?” Saat reporter itu menjawab tidak, Moyes menekankan prioritas timnya. “Jadi, begitulah. Anda sudah menjawab setengahnya,” tambah Moyes.
Interaksi ini mencerminkan tantangan berat yang dihadapi Moyes dan klubnya. Walaupun penggemar sangat mendambakan trofi, Moyes sadar bahwa terdegradasi dari Premier League akan menjadi bencana bagi Everton.
Kini, Moyes dan timnya harus fokus pada laga melawan Preston di putaran kedua Carabao Cup pada Rabu malam. Sebuah kemenangan yang meyakinkan akan menjadi langkah penting untuk meredakan ketegangan yang meningkat dan membangun momentum menghadapi pertandingan-pertandingan Premier League selanjutnya.
“Sebagai seorang pendukung, saya berharap Moyes bisa memimpin Everton meraih sukses, baik di liga maupun piala. Namun, bertahan di Premier League tetap prioritas utama bagi klub ini,” ungkap Budi, seorang penggemar setia Everton dari Jakarta.





