Pakar wasit nilai Cristiano layak penalti dan kartu merah Pinto keliru

Jakarta, Maret.id — Pakar perwasitan, Mohamed Kamal Reesha, memberikan pandangannya mengenai insiden kontroversial dalam laga Liga Roshn Saudi antara Al Nassr dan Al Ettifaq yang berlangsung malam ini. Pertandingan ini berakhir dengan kemenangan dramatis Al Nassr dengan skor 3-2 setelah tertinggal dua gol, meskipun bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-12.
Al Nassr mengalami kesulitan setelah kiper Bento menerima kartu merah. Meskipun demikian, tim yang dijuluki Al Alami itu berhasil bangkit di babak kedua, mencetak tiga gol, dan keluar sebagai pemenang. Ini menjadi momen bersejarah dan mereka pulang dengan tiga poin penting.
Menurut Reesha, ada kesalahan dalam eksekusi tendangan bebas yang menyebabkan kartu merah untuk Bento Matheus. Wasit Mohammed Al Huwaish menetapkan pelanggaran terhadap Salem Al Najdi, yang dieksekusi dengan cepat oleh Ryan Mmaee, menimbulkan kekacauan di lini belakang Al Nassr sebelum Bento dilanggar.
“Seandainya Al Huwaish menghentikan permainan untuk mengeluarkan kartu kuning kepada Al Najdi, pemain Al Ettifaq tidak akan diizinkan melanjutkan permainan dengan cepat,” kata Reesha. “Tetapi wasit tidak melakukannya sehingga Mmaee berhak mengeksekusi pelanggaran itu langsung ke arah Dembélé,” tambahnya.
Reesha juga menyampaikan kritik terhadap keputusan wasit terkait insiden lain di dalam kotak penalti Al Ettifaq. Menurutnya, kiper Turki Al Baljoush melakukan pelanggaran terhadap Cristiano Ronaldo saat berduel memperebutkan umpan silang.
“Bek Al Ettifaq berhasil menjangkau umpan silang, tetapi kiper gagal dan bertabrakan dengan Ronaldo,” ungkap Reesha. “Saya merasa ada kelalaian dari kiper, dan seharusnya teknologi video memanggil wasit untuk menetapkan tendangan penalti.”
Komentar mengenai pertandingan ini tidak hanya datang dari kalangan profesional. Seorang penggemar sepak bola Indonesia, Andi, menyatakan, “Sungguh luar biasa melihat bagaimana tim bisa bangkit meski menghadapi berbagai rintangan. Ini adalah contoh semangat juang yang harus diteladani.”





