Kebakaran Hutan di Indonesia Ganggu Kualitas Udara Malaysia dan Singapura

Jakarta, Maret.id — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kini menarik perhatian internasional. Media asing, termasuk The Guardian, melaporkan dampak signifikan dari kebakaran ini terhadap kualitas udara di kawasan Asia Tenggara.
Kualitas udara di Malaysia dan Singapura diketahui memburuk akibat kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan di Indonesia. “Asap yang menyebar lintas perbatasan menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan publik di negara-negara tetangga”, kata seorang pejabat terkait.
The Guardian menggambarkan kesulitan yang dihadapi warga Kalimantan. Mereka harus melaksanakan aktivitas sehari-hari di tengah kabut asap tebal. “Jarak pandang saya di luar rumah hanya sekitar lima meter”, ujar Suwadi, salah seorang pemukim setempat.
Ia menambahkan bahwa setiap tarikan napas saat kabut asap terasa seperti mengisap rokok. Kebakaran yang melanda Kalimantan telah menghanguskan puluhan ribu hektare lahan, termasuk hutan hujan.
Akibat situasi ini, risiko kesehatan meningkat. Di Kalimantan Barat, ada laporan peningkatan kunjungan ke ruang gawat darurat akibat gangguan pernapasan. Dinas kesehatan setempat telah mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan dan menghindari aktivitas di luar ruangan saat asap tebal menyelimuti area mereka.





