Nasional

Prabowo Blak

Jakarta, Maret.id — Presiden Prabowo Subianto menjelaskan alasan keterlambatan kedatangannya ke Nusa Tenggara Timur (NTT) pascagempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang melanda wilayah tersebut.

Kritik dan pertanyaan tentang ketidakhadirannya langsung muncul di berbagai media sosial. Prabowo mengungkapkan bahwa ia sengaja menunda kunjungannya agar instansi terkait dapat memberikan pelayanan lebih leluasa kepada masyarakat terdampak.

“Memang sengaja saya di awal-awal tidak mau datang karena saya mau beri kesempatan semua instansi untuk melayani rakyat langsung,” kata Prabowo saat memimpin rapat koordinasi penanganan gempa di Kabupaten Nagekeo, NTT.

Ia juga menilai, kehadiran terlalu banyak pejabat pemerintah pusat dapat mengganggu konsentrasi penanganan. “Kadang-kadang kalau terlalu banyak pejabat pusat datang, terpecah konsentrasi,” ujar Prabowo.

Penting bagi pejabat daerah untuk tidak teralihkan perhatian mereka untuk menyambut kedatangan pejabat pusat. Meski tidak langsung hadir, Prabowo menegaskan bahwa ia tetap memantau perkembangan penanganan bencana dari pusat.

Ia menginstruksikan jajaran pemerintah untuk memastikan masyarakat terdampak mendapatkan pelayanan dan bantuan yang dibutuhkan. “Kalau kita datang, habis itu hanya lihat bencana tapi nggak bisa mengatasi dan nggak ngirim bantuan. Ya itu akhirnya kurang efektif,” kata Prabowo.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button