Laporta tegaskan ketertarikan Barcelona terhadap Julian Alvarez

Jakarta, Maret.id — Presiden Barcelona Joan Laporta secara tegas mengonfirmasi komitmen klub dalam perburuan penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez. Meski harus bersaing dengan klub-klub Premier League dan adanya ketegangan antara dua klub Spanyol, Blaugrana tetap bertekad untuk mendapatkan pemain incaran mereka.
Laporta menjelaskan bahwa Alvarez adalah prioritas utama Barcelona sebelum bursa transfer ditutup. Dalam wawancara di media sosial klub pada Rabu, ia mengungkapkan bahwa situasi ini menarik perhatian banyak pihak, mengingat hubungan antara kedua klub ini menjadi semakin rumit selama bursa transfer musim panas.
Striker 26 tahun itu masih terikat kontrak dengan Atletico hingga 2030. Namun, ia menjadi salah satu pemain yang paling dicari di bursa transfer kali ini, menarik perhatian dari Barcelona, Arsenal, dan Real Madrid. Keinginan Alvarez untuk pergi dari Metropolitano juga diungkapkannya dalam wawancara dengan ESPN saat Piala Dunia.
Laporta menyatakan: “Sebelum apa pun, kami sangat menghormati Atletico de Madrid dan juga memiliki penghargaan pribadi terhadap para petinggi mereka. Situasi ini menimbulkan banyak kegaduhan, bukan karena tindakan kami, tetapi karena Atletico telah memberi tahu bahwa mereka tidak menjual Alvarez.” kata Laporta, Presiden Barcelona. “Namun, jika mereka terbuka untuk menjualnya, kami sangat tertarik.”
Upaya Barcelona untuk merekrut Alvarez bukan tanpa kontroversi. Pada Juli lalu, Atletico melaporkan Barcelona kepada Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) atas pelanggaran etika terkait pendekatan mereka yang dianggap tidak pantas. Barcelona mengonfirmasi bahwa mereka menerima laporan tersebut, yang kemudian memicu RFEF untuk melakukan penyelidikan.
Laporta menekankan bahwa kasus ini telah berulang kali terjadi, dan bahwa minat Barcelona untuk Alvarez tetap ada. “Kami menghormati jika Atletico tidak ingin menjual pemainnya, namun jika mereka mengubah pikiran, kami akan siap membuat tawaran,” tambahnya.
Atletico Madrid tidak tinggal diam dalam merespons pendekatan Barcelona. Mereka menegaskan bahwa Alvarez tidak dijual kepada rival domestik, terlepas dari tawaran finansial yang mungkin ada. Ketegangan terlihat saat Alvarez mendapatkan cemoohan dari suporter dalam pertandingan imbang 2-2 melawan Villarreal, di mana ia masuk dari bangku cadangan.
Dalam sebuah pernyataan, Atletico menambahkan: “Kami adalah korban dalam situasi ini. Peluang menjual Alvarez ke Barcelona adalah nol persen. Ini lebih pada masalah martabat daripada uang. Ada kampanye yang penuh kebohongan dan setengah kebenaran,” ujar perwakilan Atletico.
Bagi pelatih kepala Barcelona Hansi Flick, Alvarez merupakan “target impian” untuk mengisi lini depan yang mulai kekurangan kekuatan setelah beberapa kepergian penting musim lalu. Alvarez sebelumnya bergabung dengan Atletico dari Manchester City dan telah mencetak 49 gol serta menyumbang 17 assist dalam 106 penampilan.
Menanggapi situasi ini, komentator sepak bola Indonesia, Harsya, menyatakan, “Perburuan Barcelona ini menunjukkan betapa mereka masih ingin bersaing di level atas La Liga, meski harus menghadapi tantangan dari rival-rivalnya. Ini bisa jadi momen yang menentukan bagi masa depan Alvarez dan Barcelona.”





