DPRD Rembang Bongkar Permintaan Jatah Proyek Parpol dan Ormas

Jakarta, Maret.id — Komisi IV DPRD Kabupaten Rembang secara aktif merespons isu negatif yang muncul di sektor pendidikan.
Pihak legislatif kini sedang menggali dugaan keterlibatan oknum partai politik dan organisasi kemasyarakatan yang meminta bagian dari proyek revitalisasi Sekolah Dasar.
Ketua Komisi IV DPRD Rembang, Muhammad Rofi’i, menegaskan bahwa proyek revitalisasi sekolah adalah program kedinasan yang bebas dari intervensi pihak luar.
“Sebetulnya tidak boleh ada campur tangan dari oknum apa saja. Karena revitalisasi ini bantuan murni dari kementerian yang sudah diverifikasi dari Dinas Pendidikan,” tutur Rofi’i.
Ia menambahkan bahwa hingga saat ini, Kepala Dinas Pendidikan belum melaporkan adanya tekanan atau pungutan yang dilakukan oleh oknum-oknum tersebut.
Meskipun demikian, Rofi’i menyatakan bahwa jika isu tersebut terbukti benar, pihaknya akan mengecam tindakan yang mencederai upaya perbaikan mutu fasilitas pendidikan di Rembang.
“Kalau memang itu benar, saya sangat menyayangkan. Dan juga Pak Kadin (Kepala Dinas) juga tidak pernah laporan tentang itu,” imbuhnya.
Menanggapi polemik ini, Komisi IV DPRD Rembang akan melakukan peninjauan langsung ke lapangan untuk menyelidiki kebenaran isu yang beredar.
“Komisi IV akan sidak di lokasi dan akan menanyakan kebenarannya, oknum siapa yang coba-coba minta jatah,” pungkasnya.





