Bruno Fernandes pilih bintang Arsenal setelah raih penghargaan PFA

Jakarta, Maret.id — Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, meraih penghargaan bergengsi PFA Men’s Player of the Year setelah menjalani musim 2025-26 yang memecahkan rekor. Meskipun mengantongi penghargaan tersebut, Fernandes mengungkapkan bahwa ia memberikan suaranya kepada rival dari Arsenal.
Fernandes secara resmi mencatatkan dirinya sebagai penampil paling menonjol di Premier League dengan meraih penghargaan PFA Men’s Player of the Year pada Selasa malam. Acara tersebut berlangsung di Manchester Opera House, di mana ia hadir bersama istrinya, Ana Pinho.
Pemain berusia 31 tahun ini mendapat penghargaan setelah musim fenomenal di bawah pelatih Michael Carrick. Fernandes mencatatkan rekor assist terbanyak dalam satu musim Premier League dengan menciptakan 21 gol. Sumbangsihnya memainkan peran vital dalam membawa Manchester United finis di posisi ketiga dan kembali ke Liga Champions.
Ia mengalahkan dua bintang Manchester City dan tiga pemain Arsenal untuk meraih trofi tersebut. Menurut aturan kompetisi, para nominasi dilarang memilih diri mereka sendiri, sehingga Fernandes memberikan dukungannya kepada salah satu pesaingnya.
Berbicara di karpet merah, Fernandes menyatakan, “Saya tidak akan mengatakan siapa, tetapi saya memilih seorang pemain Arsenal,” akunya. Ia juga memberikan pujian kepada Arsenal atas performa luar biasa mereka baik di level domestik maupun Eropa. “Mereka luar biasa; sangat kuat, sangat sulit untuk dilawan,” tambahnya.
Fernandes mengevaluasi catatan rekornya dengan 21 assist. Ia mengungkapkan bahwa baru menyadari pencapaian tersebut setelah media mulai menyoroti angka tersebut. “Saya sangat bangga kepada semua yang telah memutuskan untuk membantu saya,” katanya, “Tapi jelas, kami tidak bermain tenis. Kami bermain sepakbola. Kami bermain sebagai tim.”
Terlepas dari penghargaan tersebut, Fernandes dan Manchester United menghadapi kendala di musim baru. Tim asuhan Carrick menderita kekalahan 2-0 dari Hull City pada pekan pembuka, yang membuat mereka tertinggal dalam klasemen Liga. Fernandes menegaskan pentingnya untuk segera bangkit, “Kami tertinggal tiga poin dari posisi yang kami inginkan pada saat ini.”
Reaksi dari komunitas sepakbola di Indonesia sangat positif terhadap pencapaian Fernandes. “Kami sangat mengagumi dedikasi dan kemampuan Fernandes. Dia layak menerima penghargaan itu, namun tetap merendah dengan memberi pujian kepada rivalnya,” kata Yudi, seorang penggemar sepakbola dari Jakarta.





