Olahraga

Presiden Lille sebut keputusan wasit di laga PSG skandal

Jakarta, Maret.id — Klub Lille mengalami malam mengejutkan setelah Paris Saint-Germain berhasil meraih hasil imbang di pekan kedua Liga Prancis. Mereka membalikkan keadaan dari tertinggal dua gol hingga menit 90 menjadi hasil imbang dramatis, memicu kemarahan para petinggi klub utara tersebut.

Menurut sumber dari jaringan “Foot Mercato” di Prancis, presiden klub Olivier Létang meluapkan kemarahan usai pertandingan di dalam koridor Stadion Pierre-Mauroy. Létang mengkritik keras keputusan wasit yang memberikan tambahan waktu hanya tiga menit, sambil berteriak, “Ini memalukan!” sebagai bentuk ketidakpuasannya atas cara timnya kehilangan kemenangan.

Lille tampaknya menuju salah satu kejutan besar setelah unggul dua gol tanpa balas dan berada di jalur untuk menjatuhkan juara bertahan. Namun, momen kehancuran dimulai ketika Vitinha memperkecil ket tertinggal pada menit 90+1. Sebuah sundulan dari Marquinhos pada menit 90+5 menyegel hasil imbang bagi PSG.

Kejutan ini semakin terasa karena Lille hampir mempertahankan keunggulan mereka sepanjang pertandingan. Rasa senang para pendukung Lille berubah menjadi tercengang dan marah ketika tiga poin melayang di waktu-waktu kritis tersebut.

Létang tidak hanya meluapkan emosinya. Ia memilih untuk tidak muncul dalam program “Ligue 1” setelah pertandingan, menyisakan timnya masih berupaya mengatasi shock setelah gol penyeimbang yang tiba pada detik-detik terakhir.

Reaksi dari penggemar lokal menunjukkan bahwa banyak yang merasa kecewa dengan hasil tersebut. “Kami sangat mengharapkan kemenangan, tetapi penurunan fokus di akhir pertandingan sangat mengecewakan,” kata Dika, seorang penggemar setia Lille.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button