Leon Goretzka memulai tantangan baru setelah berpisah dengan Bayern

Jakarta, Maret.id — Leon Goretzka akhirnya mengambil keputusan penting dengan bergabung bersama Aston Villa setelah melewati masa sulit dalam pencarian klub baru. Mantan gelandang Bayern Munich ini sempat berada di bawah sorotan setelah performanya di Piala Dunia, di mana Jerman tersingkir secara mengejutkan.
Selama hampir dua bulan, tidak banyak yang diketahui tentang Goretzka. Adegan terakhir yang diingat para penggemar adalah saat ia menarik diri dari situasi tekanan dalam adu penalti melawan Paraguay. “Nene, delapan?” tanya Joshua Kimmich, tetapi Goretzka hanya menggelengkan kepala. “Itu adalah momen yang sangat mengecewakan bagi saya.” kata [Franziska van Almsick, mantan perenang kelas dunia].
Goretzka mendapat lebih banyak kritik setelah turnamen, dituduh terisolasi di tim DFB. Kontraknya dengan Bayern berakhir pada Juni, dan dia kemudian mencari klub baru. Pekan lalu, akhirnya dia resmi bergabung dengan Aston Villa dengan kontrak dua tahun, ditambah opsi perpanjangan satu tahun.
Aston Villa datang dari musim yang sukses, finis di posisi keempat Premier League dan memenangkan Liga Europa setelah mengalahkan SC Freiburg. Namun, mereka memutuskan untuk melakukan perombakan besar. “Semua orang tahu bahwa sekarang ada semacam pembangunan ulang,” kata Goretzka saat diperkenalkan.
Dalam prosesnya, Villa melepas pemain senilai sekitar €360 juta dan merekrut enam pemain baru senilai €216 juta. “Kami kehilangan beberapa pemain kuat,” ujar Goretzka, merujuk pada kepergian Morgan Rogers dan lainnya.
Aston Villa merekrut pemain muda, dengan tidak satu pun dari enam pemain baru berusia lebih dari 25 tahun, termasuk Johan Manzambi dan Nicolas Jackson. Pelatih Unai Emery kini membangun kembali skuad, sambil memenuhi tuntutan financial fair play.
Diharapkan Goretzka dapat menjadi sosok pemimpin dalam tim yang baru. “Jika kamu butuh sebuah mesin, percayalah pada orang Jerman,” tulis The Villans dalam media sosial mereka. “Dia telah membuktikan dirinya di Liga Champions dan dia seperti yang dibutuhkan klub.” kata [Keith Wyness, mantan bos Villa].
Setelah 325 pertandingan Bundesliga, kini Goretzka akan menghadapi tantangan baru di Premier League. Aston Villa dijadwalkan melawan Arsenal di Villa Park, dan Emery harus memutuskan apakah Goretzka siap untuk tampil. Kebutuhan akan stabilitas jelas terlihat setelah kekalahan 0-4 dari Brighton & Hove Albion di awal musim.
“Goretzka harus mengambil tanggung jawab dan memandu rekan-rekan setimnya, baik sebagai starter atau pemain pengganti,” komentar seorang penggemar bola lokal Jakarta, Andi, mengekspresikan harapan akan performa baru di Aston Villa.





