Mudryk Siap Kembali Main Untuk Tottenham Setelah 21 Bulan Absen

Jakarta, Maret.id — Mykhailo Mudryk siap kembali ke lapangan kompetitif saat Tottenham Hotspur bertemu Nottingham Forest di Premier League. Winger Ukraina ini sebelumnya absen selama 21 bulan dari sepakbola profesional.
Pelatih Tottenham, Roberto De Zerbi, mengonfirmasi bahwa Mudryk tersedia untuk melakukan debutnya pada pertandingan hari Sabtu ini. “Saya tidak tahu berapa banyak waktu yang ia butuhkan agar siap menjadi starter,” kata De Zerbi. “Untuk sebagian jalannya pertandingan, saya pikir dia siap saat ini juga untuk bermain 20, 15, 30 menit.” ujar [Roberto De Zerbi, Pelatih Tottenham].
Kembalinya Mudryk menjadi angin segar bagi Tottenham yang berupaya membangkitkan performa mereka di bawah De Zerbi. Meskipun Mudryk baru-baru ini menjalani tur pramusim bersama Chelsea, kekhawatiran tetap ada terkait minimnya menit bermain kompetitif yang ia dapatkan selama ini.
Karier Mudryk terhenti pada akhir 2024 ketika terpaksa menjalani skorsing akibat ditemukannya konsentrasi rendah meldonium dalam sistemnya. Obat tersebut dilarang keras oleh FIFA karena kemampuannya untuk meningkatkan pemulihan dan daya tahan pemain.
Untungnya, saga pelik ini akhirnya mencapai penyelesaian pada Juli lalu. WADA dan FA Inggris sepakat bahwa kadar yang ditemukan pada 2024 tidak akan dilaporkan sebagai tes positif, sehingga Mudryk dapat kembali beraksi lebih cepat.
Selama masa larangannya, Mudryk berlatih sendiri dan menjaga kebugarannya tanpa dukungan taktik tim. Meski demikian, De Zerbi tetap percaya akan kemampuan pemain yang pernah ia latih di Shakhtar Donetsk. “Sekarang saya pikir dia adalah pemain normal seperti (Micky) Van de Ven, seperti pemain lain. Jika dia layak, dia akan bermain atau tidak,” kata De Zerbi menegaskan.
Kepindahan ke Tottenham menjadi titik awal baru bagi Mudryk, yang sebelumnya kesulitan memenuhi ekspektasi tinggi di Chelsea. Kembali di bawah bimbingan De Zerbi, pelatih yang memperkenalkan Mudryk ke dunia sepakbola profesional, keduanya memiliki harapan besar untuk memanfaatkan potensi sang pemain.
De Zerbi mencatat hubungan emosional yang mereka miliki, terutama selama masa sulit di Ukraina, dan percaya bahwa tantangan selanjutnya bagi Mudryk adalah menunjukkan kualitasnya. “Kalau Chelsea membayar 100 juta empat tahun lalu – mereka membeli banyak pemain besar, sangat besar, bukan? – mereka sangat yakin dengan kualitas Mudryk,” tambah De Zerbi.
Menanggapi kembalinya Mudryk, seorang penggemar sepakbola lokal menyatakan, “Keberadaan Mudryk di skuat Tottenham tentu menjadi sinyal positif. Banyak harapan untuk melihatnya kembali bersinar.” kata [Rudi, Penggemar Sepakbola].





